Amalia Zahira, CNBC Indonesia
25 April 2026 19:45
Jakarta, CNBC Indonesia - Dunia sering kali terasa masuk akal, sampai kita menemukan fakta-fakta yang justru terdengar seperti karangan. Namun, sejumlah temuan sejarah dan sains menunjukkan bahwa realitas kerap jauh lebih aneh daripada fiksi.
Berikut 10 fakta aneh yang ternyata benar-benar terjadi.
1. Air Terjun "Merah Darah" di Antartika
Di tengah lanskap es Antartika, terdapat aliran berwarna merah pekat yang dikenal sebagai Blood Falls. Sekilas terlihat seperti adegan film horor, tetapi fenomena ini sepenuhnya ilmiah.
Air tersebut berasal dari reservoir di bawah gletser yang kaya zat besi dan memiliki kadar garam tinggi. Saat air keluar dan bereaksi dengan oksigen, terjadi proses oksidasi yang menghasilkan warna merah menyerupai karat.
2. Gurita Punya Tiga Jantung dan Darah Biru
Gurita menjadi salah satu makhluk laut paling unik secara biologis. Hewan ini memiliki tiga jantung: dua untuk memompa darah ke insang, dan satu untuk mengalirkannya ke seluruh tubuh.
Foto: Ilustrasi gurita. (Dok. Freepik)
Menariknya, jantung utama gurita berhenti berdetak saat berenang, sehingga mereka lebih memilih merayap untuk menghemat energi. Darahnya berwarna biru karena menggunakan hemocyanin berbasis tembaga, bukan hemoglobin.
3. Pisang Itu Berry, Stroberi Bukan
Secara ilmiah, pisang justru masuk kategori berry. Dalam botani, berry adalah buah yang berkembang dari satu ovarium dengan biji di dalam daging buah.
Sebaliknya, stroberi tidak termasuk berry karena terbentuk dari banyak ovarium. Fakta ini menunjukkan perbedaan besar antara istilah sehari-hari dan klasifikasi ilmiah.
4. Hiu Sudah Ada Sebelum Pohon
Hiu telah ada lebih dari 400 juta tahun lalu, jauh sebelum pohon pertama muncul di bumi sekitar 350 juta tahun lalu. Artinya, predator laut ini sudah berenang di samudra ketika daratan masih belum memiliki hutan seperti sekarang.
5. Ada Danau yang Bisa "Membatu"kan Hewan
Danau Natron di Tanzania dikenal sebagai salah satu lingkungan paling ekstrem di dunia. Airnya sangat basa dengan pH tinggi.
Hewan yang mati di danau ini dapat terawetkan dalam kondisi seperti batu akibat mineral seperti sodium carbonate yang melapisi tubuhnya.
6. Lumba-Lumba Punya "Nama" untuk Saling Memanggil
Komunikasi lumba-lumba ternyata jauh lebih kompleks dari yang dibayangkan. Setiap lumba-lumba memiliki siulan unik yang berfungsi seperti identitas pribadi. Lumba-lumba lain dapat meniru siulan tersebut untuk memanggil individu tertentu.
Penelitian menunjukkan bahwa mereka akan merespons ketika "nama"-nya dipanggil, menandakan adanya pengenalan sosial yang tinggi, mirip seperti manusia menggunakan nama.
7. Menara Eiffel Bisa "Tumbuh" di Musim Panas
Struktur besi Menara Eiffel dapat memuai saat suhu meningkat. Pada musim panas, tinggi menara bisa bertambah hingga sekitar 15 cm akibat ekspansi termal. Fenomena ini menjadi contoh nyata bagaimana perubahan suhu memengaruhi struktur besar.
8. Madu Tidak Pernah Basi
Madu merupakan salah satu makanan yang dapat bertahan sangat lama tanpa rusak.
Kandungan air yang rendah, tingkat keasaman tinggi, serta enzim alami yang menghasilkan hidrogen peroksida membuat bakteri sulit berkembang. Bahkan, madu dari ribuan tahun lalu masih ditemukan dalam kondisi layak konsumsi.
9. Sehari di Venus Lebih Lama dari Setahun
Planet Venus memiliki rotasi yang sangat lambat dibandingkan dengan orbitnya mengelilingi Matahari.
Satu hari di Venus berlangsung sekitar 243 hari Bumi, sementara satu tahun (orbit mengelilingi Matahari) hanya 225 hari. Ini membuat satu hari lebih lama dari satu tahun di planet tersebut.
Foto: Planet Venus. Ist
10. Makhluk yang Bisa Bertahan di Luar Angkasa
Tardigrada, atau "water bear", adalah organisme mikroskopis dengan kemampuan bertahan hidup ekstrem.
Dalam kondisi tertentu, mereka dapat memasuki fase cryptobiosis, di mana metabolisme hampir berhenti. Dalam keadaan ini, mereka mampu bertahan dari suhu ekstrem, radiasi tinggi, bahkan ruang hampa luar angkasa.
(mae/mae)
Addsource on Google

3 hours ago
2
















































