5 Amalan Malam Nisfu Syaban dan Dalilnya, Sayang untuk Dilewatkan

14 hours ago 3

loading...

Malam Nisfu Syaban merupakan malam penuh berkah bertabur pahala dan ampunan Allah Taala. Malam itu disebut Lailatul Baroah atau malam dikabulkannya doa serta malam pembebasan. Foto ilustrasi/ist

Beberapa amalan yang dianjurkan saat Malam Nisfu Syaban penting diketahui umat muslim. Karena Malam Nisfu Syaban merupakan malam penuh berkah bertabur pahala dan ampunan Allah Ta'ala. Malam itu disebut Lailatul Baro'ah atau malam dikabulkannya doa serta malam pembebasan.

Berdasarkan kalender Hijriyah Kementerian Agama, malam Nisfu Syaban (15 Syaban) 2026 jatuh pada Senin malam, 2 Februari 2026. Dalam menyambut datangnya malam Nisfu Syaban, ada beberapa amalan sunnah yang dapat dikerjakan umat muslim.

Dalam menyambut datangnya malam Nisfu Syaban, ada beberapa amalan sunnah yang dapat dikerjakan umat muslim.

باب ما جاء في ليلة النصف من شعبان عن علي بن أبي طالب رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: إذا كانت ليلة النصف من شعبان، فقوموا ليلها، وصوموا نهارها. رواه ابن ماجه والبيهقي

Artinya: "Dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah sholallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika datang malam Nisfu Syaban maka dirikanlah ibadah pada malam tersebut dan berpuasalah pada siangnya." (HR Ibnu Majah dan Al-Baihaqi)

Baca juga: Apa Perbedaan Malam Nisfu Syaban dengan Malam-malam Lainnya?

Amalan malam Nisfu Syaban :

1. Memperbanyak Istighfar

Umat muslim dianjurkan memperbanyak istighfar dengan harapan Allah memberikan ampunan dan Rahmat-Nya. Memperbanyak istighfar dan taubat akan mendapatkan keutamaan malam nisfu Syaban.

Rasulullah SAW pernah bersabda:

يَطَّلِعُ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى إِلَى خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ، فَيَغْفِرُ لِـجَمِيْعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ

Artinya: "Allah Ta'ala melihat kepada makhluk-Nya pada malam Nishfu Syaban, lalu Dia mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan."

2. Berpuasa

Bulan Syaban menjadi bulan favorit Rasulullah SAW untuk menghidupkan ibadah puasa sunnah. Hal ini disampaikan dalam hadis berikut:

عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّهَا قَالَتْ: وَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ قَطُّ إِلَّا رَمَضَانَ وَمَا رَأَيْتُهُ فِي شَهْرٍ أَكْثَرَ مِنْهُ صِيَامًا فِي شَعْبَانَ

Artinya: Dari Aisyah RA berkata: "Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW melakukan puasa satu bulan penuh kecuali puasa bulan Ramadhan, dan aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa sunah melebihi di bulan Sya'ban." (HR Al-Bukhari)

3. Membaca Al-Qur'an

Amalan berikutnya adalah membaca Al-Qur'an. Seseorang yang membiasakan tilawah Qur'an di bulan Syaban maka ia akan memetik berkah sehingga dimudahkan mengkhatamkan Qur'an di bulan Ramadhan.

Salamah bin Kuhail Rahimahullah pernah berkata:

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |