Jakarta, CNBC Indonesia - Serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran Sabtu (28/2), yang diikuti dengan balasan Teheran ke Tel Aviv dan sejumlah negara yang menampung pangkalan militer Washington, berdampak pada penerbangan global ke Arab. Menurut perusahaan analisis penerbangan Cirium, ribuan penerbangan gagal mendarat dan terbang ke Timur Tengah.
Mengutip AFP, Minggu (1/3/2026), sekitar 966 atau 22,9% dari total 4.218 penerbangan yang dijadwalkan mendarat di negara-negara Timur Tengah pada hari Sabtu dibatalkan. Angka tersebut meningkat menjadi lebih dari 1.800 jika juga termasuk penerbangan keluar.
Hari ini sebanyak 716 penerbangan dari 4.329 yang dijadwalkan juga telah dibatalkan. Selain masalah keamanan, penutupan wilayah udara sejumlah negara, seperti Iran, Irak, Israel, Suriah, Kuwait, Yordania dan Uni Emirat Arab (UEA) juga menjadi faktor lain.
Sementara itu, situs pelacakan penerbangan FlightAware mengatakan lebih dari 19.000 penerbangan telah tertunda secara global. Di mana lebih dari 2.600 dibatalkan pada pukul 02.30 hari Minggu.
Lalu apa saja maskapai yang terdampak? Berikut rangkuman 21 di antaranya:
1.Emirates (membatalkan 38% penerbangan)
2.Etihad (membatalkan 30% penerbangan)
3.Qatar Airways (menangguhkan semua penerbangan dari Doha dan membatalkan 41% dari total penerbangan)
4.Syria Air (membatalkan semua penerbangan hingga pemberitahuan lebih lanjut)
5.Delta Air Lines (menangguhkan penerbangan New York-Tel Aviv hingga Minggu)
6.American Airlines (menangguhkan penerbangan Doha-Philadelphia sementara waktu)
7.Rosaviatsia Rusia (membatalkan semua penerbangan komersial ke Israel dan Iran sampai pemberitahuan lebih lanjut)
8.Air India (menangguhkan penerbangan ke semua tujuan di Timur Tengah)
9.Pakistan International Airlines (menangguhkan penerbangan ke UEA, Bahrain, Doha, dan Kuwait)
10.Ariana Afghan Airlines (membatalkan penerbangan Kabul-Dubai dan penerbangan Kabul-Mazar-i-Sharif-Jeddah)
11.Biman Bangladesh Airlines j(menangguhkan semua penerbangan ke Timur Tengah)
12.Turkish Airlines (menangguhkan penerbangan ke 10 negara Timur Tengah yakni Lebanon, Suriah, Irak, Iran, dan Yordania hingga 2 Maret lalu Qatar, Kuwait, Bahrain, UEA, dan Oman Minggu).
13.Air France (membatalkan penerbangan ke Dubai, Riyadh, dan Beirut untuk hari Sabtu dan penerbangan ke Tel Aviv hingga hari Minggu)
14.British Airways (mengumumkan tidak terbang ke Tel Aviv dan Bahrain hingga 4 Maret)
15.Swiss International Air Lines (menangguhkan penerbangan ke dan dari Tel Aviv hingga 7 Maret dan Dubai hingga Minggu)
16.Lufthansa (membatalkan penerbangan ke dan dari Tel Aviv, Beirut, Amman, Erbil, dan Teheran hingga 7 Maret).
17.Air Algerie (menangguhkan penerbangan hari Sabtu ke Amman, Dubai, dan Doha)
18.Finnair (menangguhkan penerbangan harian ke Dubai dan Doha hingga 6 Maret)
19.Norwegian (menangguhkan penerbangan ke dan dari Dubai hingga 4 Maret)
20.Wizz Air Hungaria (menangguhkan semua penerbangan ke dan dari Israel, Dubai, Abu Dhabi, dan Amman hingga 7 Maret dan embatalan penerbangan ke Arab Saudi hingga 2 Maret)
21.Garuda Indonesia (menangguhkan penerbangan ke dan dari Doha hingga pemberitahuan lebih lanjut)
(sef/sef)
Addsource on Google

18 hours ago
1
















































