Banjir Dahsyat Nepal Hancurkan Lembah Himalaya: 675 Orang Tewas, Hampir 2.500 Hilang!

2 hours ago 3

loading...

Tangkapan layar dari rekaman CCTV menunjukkan detik-detik banjir bandang dahsyat Nepal terjang Pelabuhan Gyirong, Tibet, pada Rabu, 27 Agustus 2026. Foto/Wikimedia Commons

KATHMANDU - Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor dahsyat di Nepal meningkat menjadi 675 orang pada Sabtu. Hampir 2.500 orang masih dinyatakan hilang di negara tersebut, termasuk banyak warga asing.

Lebih dari 7.500 orang telah berhasil diselamatkan, menurut Otoritas Pengurangan Risiko dan Manajemen Bencana Nasional Nepal, yang menghimpun informasi dari Kepolisian, Angkatan Darat, dan Pasukan Polisi Bersenjata Nepal. Menurut Palang Merah Nepal, lebih dari 90.000 orang terdampak bencana tersebut.

Baca Juga: Rekayasa Manusia Dinilai Perparah Dampak Banjir Bandang di Nepal

Tim penyelamat kesulitan mencapai komunitas-komunitas yang hancur di sepanjang perbatasan Nepal-Tibet. Skala bencana mulai terlihat jelas empat hari setelah derasnya aliran air, es, dan material longsoran menerjang lembah-lembah Himalaya, menghancurkan rumah, jembatan, serta berbagai infrastruktur lainnya.

Ketika keluarga menunggu kabar mengenai kerabat mereka, jalan yang rusak, pemadaman listrik, dan kekhawatiran akan banjir susulan menghambat upaya penyelamatan.

Dari orang-orang yang masih hilang di Nepal, sebanyak 589 merupakan warga negara asing, menurut badan penanggulangan bencana. Dewan Pariwisata Nepal mengatakan 261 warga negara asing telah diselamatkan.

China, secara terpisah, melaporkan tujuh orang tewas dan 554 orang hilang di wilayah Tibet, termasuk ratusan warga asing. Belum jelas seberapa besar kemungkinan adanya orang yang sama dalam daftar orang hilang yang dicatat China dan Nepal.

Bencana tersebut bermula pada Rabu ketika bongkahan es dan batu berukuran puluhan kali lebih besar daripada Empire State Building terlepas dari puncak gunung dan memicu banjir dahsyat, menurut para ahli geologi.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |