Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah melakukan ultimatum atau memberikan ancaman kepada Iran jika Selat Hormuz tak kunjung dibuka.
Dilansir Reuters, Senin (23/3/2026), Trump memberi Iran tenggat waktu 48 jam untuk membuka Selat Hormuz bagi lalu lintas pelayaran atau menghadapi penghancuran infrastruktur energinya, dengan menghancurkan pusat pembangkit listrik di Iran.
Adapun tenggat waktu yang harus dipenuhi Iran untuk membuka Selat Hormuz yakni pada 23 Maret 2026 pukul 03:14 waktu setempat (Teheran) atau 24 Maret 2026 pukul 06:14 WIB pagi hari.
"Jika Iran TAK SEPENUHNYA MEMBUKA, TANPA ANCAMAN, Selat Hormuz dalam 48 JAM sejak saat ini, Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai pembangkit listrik mereka. DIMULAI DENGAN YANG TERBESAR TERLEBIH DAHULU!" tulis Trump di platform Truth Social miliknya, dikutip Senin (23/3/2026).
Sejak AS dan Israel melancarkan perang melawan Iran pada 28 Februari, Iran secara efektif menutup selat tersebut sebagai pembalasan.
Sekitar seperlima minyak mentah dan gas alam cair dunia melewati selat tersebut, dan penutupan tersebut membuat negara-negara yang bergantung pada jalur pelayaran tersebut berupaya mencari rute alternatif dan memanfaatkan cadangan.
Terhambatnya pasokan dari Teluk telah menyebabkan harga bahan bakar melonjak di seluruh dunia, mengancam pemerintah dengan inflasi yang meluas semakin lama perang berlanjut.
Iran tak peduli ancaman Trump
Setelah Trump memberikan ultimatum kepada Iran, yang akan menghancurkan pusat pembangkit listrik Iran, pihak militer Iran justru tak takut dan akan menyerang balik.
Iran akan menyerang pusat pembangkit listrik dan pabrik yang memasok persenjataan di Israel, jika Presiden AS Donald Trump tetap merencanakan untuk melenyapkan jaringan listrik Iran.
"Kebohongan ... Amerika Serikat. Presiden telah mengklaim bahwa Garda Revolusi bermaksud untuk menyerang pabrik desalinasi air dan menyebabkan kesulitan bagi orang-orang dari negara-negara di kawasan itu. Kami bertekad untuk menanggapi ancaman apa pun pada tingkat yang sama seperti yang diciptakannya dalam hal pencegahan. Jika Anda menekan listrik, kami akan membalas serupa," kata Garda Revolusi Iran, dikutip dari Reuters, Senin (23/3/2026).
(hoi/hoi)
Addsource on Google

7 hours ago
1
















































