Amalia Zahira, CNBC Indonesia
09 April 2026 19:00
Jakarta, CNBC Indonesia - Kenaikan gaji sering kali terasa "semu" karena tergerus inflasi. Namun, ukuran yang lebih relevan adalah upah riil, yakni pertumbuhan gaji setelah dikurangi kenaikan harga.
Data terbaru dari Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) menunjukkan bahwa sejak 2010, terdapat sejumlah negara yang berhasil mencatat pertumbuhan upah riil tercepat, mencerminkan perubahan arah ekonomi yang terjadi.
Upah Masih Kecil Meski Naik Hingga 77%
Beberapa negara mengalami peningkatan upah riil yang fantastis, seperti Latvia dan Lithuania yang memiliki kenaikan upah hingga 77% dan 67%.
Peningkatan upah paling tinggi didominasi oleh negara-negara Eropa Timur dan Baltik. Kenaikan upah ini menjadi indikator dari kenaikan produktivitas dan pergeseran jenis industri yang lebih bernilai tambah.
Meski begitu, upah riil tahunan negara-negara Eropa Timur dan Baltik masih relatif rendah apalagi jika dibandingkan dengan negara-negara Eropa Barat dan Nordik.
Tidak Semua Negara Menikmati Kenaikan Upah Riil
Fenomena peningkatan upah ternyata tidak tersebar rata di seluruh dunia. Ada negara-negara yang justru mengalami penurunan jumlah upah. Yunani mengalami penurunan upah yang paling besar (-21,20%) yang diikuti oleh Italia (-7,10%), Irlandia (-6,10%), Belanda (-5,10%), dan Spanyol (-2,80%).
Untuk negara-negara Eropa Selatan tersebut, penurunan ini mencerminkan efek krisis utang Eurozone yang berkepanjangan dan pemulihan yang tidak merata. Namun Irlandia memiliki alasan lain, sehingga penurunan upah ini tidak berhubungan signifikan dengan kuatnya pertumbuhan PDB negara tersebut.
Di sisi lain, meski tidak mengalami penurunan jumlah upah, beberapa negara mengalami peningkatan upah yang relatif rendah.
(mae/mae)

8 hours ago
1
















































