Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan jasa business advisory PT Affirmate Bisnis Nusantara (ABN) melakukan investasi kepada PT BOT Finance Indonesia, anak perusahaan MUFG Finance & Leasing Co., Ltd. di Indonesia. Transaksi ini dilakukan setelah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada akhir Januari 2026.
Investasi ini merupakan salah satu bentuk komitmen dan strategi ABN dalam membangun platform kolaborasi bisnis yang berkelanjutan antara Indonesia dan Jepang. Dengan investasi ini ke depannya diharapkan semakin memperkuat kerja sama kedua negara di sektor jasa keuangan, mendukung pertumbuhan korporasi serta memperluas peluang investasi lintas negara.
"Investasi ini diharapkan akan mendorong pertumbuhan bisnis dan meningkatkan kinerja yang positif di tengah tantangan yang semakin tinggi," ungkap Yukifri Nazir, CEO ABN dalam keterangan resminya, Selasa (3/3/2026).
Mengingatkan saja, PT BOT Finance Indonesia didirikan pada tahun 1982 sebagai perusahaan joint venture bersama AJB Bumiputera 1912. Sebelumnya, perusahaan itu dikenal dengan nama PT Bumiputera BOT-Finance.
Perusahaan kemudian melepas nama Bumiputera, ditandai dengan izin usaha dari OJK kepada PT BOT Finance Indonesia berdasarkan keputusan Dewan Komisioner No. KEP-307/PL.02/2024 tanggal 10 Juli 2024.
Pemegang saham utama BOT Finance kini adalah MUFG Finance and Leasing Co., Ltd. (dulu bernama BOT Lease Co., Ltd), suatu perusahaan pembiayaan Jepang sebagai salah satu anggota Mitsubishi UFJ Financial Group. Berkecimpung dalam bisnis selama lebih dari 40 tahun, BOT Finance adalah salah satu perusahaan leasing Jepang tertua di Indonesia.
Sementara itu, ABN masuk ke BOT seiring dengan aksi divestasi yang dilakukan Bumiputera.
ABN sendiri merupakan bagian dari Grup Affirmate yang berdiri pada 2019. Salah satu capaiannya adalah bertindak sebagai penasihat utama yang mewakili PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) dan memperkenalkan NTT East sebagai investor ekuitas strategis.
Grup Affirmate memimpin penataan dan koordinasi transaksi investasi strategis NTT East senilai sekitar Rp 4 triliun kepada WIFI.
(ayh/ayh)
Addsource on Google

2 hours ago
1















































