Jakarta, CNBC Indonesia - Media Israel mengungkap insiden tak biasa yang melibatkan pasukan militernya, yakni Israel Defense Forces (IDF). Sekitar 250 ekor kambing milik petani Suriah dilaporkan dicuri oleh tentara IDF dan diselundupkan ke wilayah Tepi Barat yang diduduki.
Saluran televisi Israel, Channel 12, mengutip keterangan kepolisian yang menyebut insiden itu terjadi sekitar dua pekan lalu. Aksi tersebut melibatkan satu batalion dari Brigade Golan yang tengah beroperasi di wilayah Suriah, tepatnya di kawasan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.
Menurut laporan tersebut, para tentara menemukan kawanan kambing milik petani Suriah saat menjalankan operasi militer. Mereka kemudian memuat hewan-hewan itu ke dalam truk yang diduga telah dipersiapkan sebelumnya dan membawanya masuk ke wilayah Israel.
"Kambing-kambing tersebut selanjutnya dipindahkan ke sejumlah peternakan di pos-pos terpencil ilegal di Tepi Barat," tulis Channel 12 mengutip sumber kepolisian, dikutip Senin (19/1/2026).
Militer Israel atau mengonfirmasi adanya insiden tersebut. Kepada Channel 12, IDF menyatakan telah menjatuhkan sanksi internal kepada pihak-pihak yang terlibat.
"Komandan tim diberhentikan dari dinas, komandan kompi menerima teguran, dan seluruh anggota tim diskors untuk jangka waktu tertentu," demikian pernyataan IDF.
Kasus ini terungkap pada pagi hari setelah penyelundupan terjadi, ketika para petani di Dataran Tinggi Golan yang diduduki melihat puluhan kambing berkeliaran di jalan raya. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada otoritas militer Israel dan memicu penyelidikan internal.
Dalam laporan yang sama disebutkan bahwa sekitar 200 ekor kambing masih berkeliaran tanpa tanda kepemilikan dan tanpa vaksinasi di wilayah Israel dan Tepi Barat yang diduduki. Sementara sisanya dilaporkan kembali tersebar di wilayah Suriah.
Sebagai informasi, Israel telah menduduki Dataran Tinggi Golan Suriah sejak 1967, yang dinilai melanggar hukum internasional. Situasi di kawasan tersebut kian memanas setelah jatuhnya pemerintahan Bashar al-Assad pada Desember 2024.
Pada periode itu, Israel dilaporkan merebut seluruh zona penyangga yang sebelumnya dipatroli Pasukan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Dataran Tinggi Golan. Otoritas Suriah menuding Israel telah melancarkan lebih dari 1.000 serangan udara serta melakukan lebih dari 400 penyusupan ke wilayah Suriah sejak saat itu.
(tfa/tfa)
[Gambas:Video CNBC]

11 hours ago
4

















































