Jakarta, CNBC Indonesia - Sejarah peradaban manusia selalu beririsan dengan emas. Logam ini hadir sejak fase awal masyarakat pemburu-peramu, lalu terus menempati posisi sentral ketika manusia membangun agama, negara, hingga sistem keuangan modern.
Ketertarikan tersebut bertahan lintas zaman, bahkan ketika fungsi uang telah beralih ke bentuk digital. Pertanyaannya bukan lagi sejak kapan emas dihargai, melainkan mengapa nilainya bertahan ketika hampir semua simbol ekonomi lain berubah.
Addsource on Google

4 days ago
3
















































