Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol

15 hours ago 9

loading...

Pangeran Abdullah bin Fahad bin Abdullah bin Abdulaziz bin Jalawi al-Saud, bangsawan Kerajaan Arab Saudi yang tewas di Marriott Hotel di Kensington, Inggris. Foto/news18

LONDON - Seorang pangeran Kerajaan Arab Saudi berusia 29 tahun ditemukan tewas di sebuah hotel mewah di London, Inggris. Penyelidikan pihak berwenang Inggris mengungkap bahwa bangsawan tersebut meninggal setelah mengonsumsi campuran alkohol dan beberapa jenis narkoba.

Sosok bangsawan yang meninggal itu adalah Pangeran Abdullah bin Fahad bin Abdullah bin Abdulaziz bin Jalawi al-Saud. Dia ditemukan tergeletak di lantai kamar mandinya di Marriott Hotel di Kensington setelah seorang petugas kebersihan memasuki kamar yang terkunci.

Baca Juga: Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol

Meskipun upaya paramedis untuk menyelamatkannya, dia dinyatakan meninggal di tempat kejadian pada 25 November tahun lalu. Berita kematiannya baru diungkap media-media Inggris pada Kamis (23/7/2026).

Menurut laporan The Telegraph, Jumat (24/7/2026), pangeran tersebut telah check-in ke hotel bintang lima tersebut pada 19 November untuk menginap selama seminggu. Dia terakhir kali terekam CCTV pada malam sebelum kematiannya ketika dia keluar untuk merokok sebelum kembali ke hotel sendirian.

Rekaman tersebut kemudian menjadi bukti kunci dalam menyingkirkan keterlibatan pihak ketiga.

Setelah penyelidikan di Pengadilan Koroner Inner West London, Asisten Koroner Jean Harkin menyimpulkan bahwa Pangeran Abdullah meninggal karena konsumsi berbagai macam obat, dan mencatat vonis kematian akibat insiden, yang berarti kematian tersebut bersifat tidak disengaja.

Campuran Fatal Alkohol, GHB, dan Xanax

Penyelidikan tersebut mengungkapkan bahwa tes toksikologi menunjukkan Pangeran Abdullah memiliki konsentrasi alkohol dalam darah sebesar 222 mg per 100 ml, hampir tiga kali lipat batas legal mengemudi dalam keadaan mabuk di Inggris yaitu 80 mg per 100 ml.

Menurut laporan The Sun dan The Telegraph, para ahli mengatakan kepada pengadilan bahwa alkohol saja pada tingkat tersebut dapat menyebabkan koma.

Namun, para penyelidik juga menemukan kadar Gamma-hydroxybutyrate (GHB) yang berpotensi fatal, yang umumnya dikenal sebagai obat pesta GHB, bersama dengan jejak ganja, Xanax (alprazolam), dan obat anti-kecemasan lainnya.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |