loading...
Keistimewaan Malam Nisfu Syaban banyak dijelaskan dalam beberapa hadis Nabi SAW. Salah satunya adalah, Allah Taala akan mengampuni dosa-dosa hambanya yang bertobat kecuali mereka yang bermusuhan. Foto ilustrasi/Sindonews
Keistimewaan Malam Nisfu Syaban banyak dijelaskan dalam beberapa hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam. Salah satunya adalah, Allah Ta'ala akan mengampuni dosa-dosa hambanya yang bertobat kecuali mereka yang bermusuhan. Kenapa demikian? Berikut penjelasannya:
Menurut Ustaz Farid Nu'man Hasan, keutamaan malam Nisfu Syaban diterangkan dalam banyak riwayat Hadis. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
يطلع الله تبارك و تعالى إلى خلقه ليلة النصف من شعبان ، فيغفر لجميع خلقه إلا لمشرك أو مشاحن
"Allah Ta'ala menampakkan (rahmat)-Nya kepada hamba-Nya pada malam Nisfu Sya'ban, maka Dia mengampuni bagi seluruh hambaNya, kecuali orang yang musyrik atau pendengki."
Ustaz Farid Nu'man menjelaskan Hadis ini diriwayatkan dari banyak sahabat Nabi, yakni Muadz bin Jabal, Abu Tsa’labah Al Khusyani, Abdullah bin Amr, Auf bin Malik, dan 'Aisyah (radhiyallahu 'anhum). Sehingga satu sama lain saling menguatkan. bahkan dinyatakan Shahih oleh Syekh Albani. (Lihat As Silsilah Ash Shahihah, 3/135, No. 1144. Darul Ma’arif. Juga Dhahih Jami’ Ash Shaghir wa Ziyadatuhu, 2/785)
Baca juga: 5 Amalan Malam Nisfu Syaban dan Dalilnya, Sayang untuk Dilewatkan
Dishahihkan pula oleh Dr Abdul Malik bin Abdullah Ad Duhaisy, dalam Jami’ Al Masanid wa Sunan, No. 9697.
Kandungan Hadis
Hadits ini menunjukkan kemuliaan malam Nisfu Syaban. Saat itu Allah Ta'ala menampakkan kasih sayang-Nya dengan mengampuni semua makhluk, kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.
Walau pada prinsipnya, ampunan dan rahmat Allah Ta'ala tentunya ada di sepanjang waktu, bukan hanya pada satu hari atau malam. Maka, jika seorang muslim menghidupkan malam itu dengan berdoa, ibadah, dan membaca Al-Qur'an, baik sendiri atau berjamaah, maka itu bagus.
Ibadah di Malam Nisfu Syaban
Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan:
إذَا صَلَّى الْإِنْسَانُ لَيْلَةَ النِّصْفِ وَحْدَهُ أَوْ فِي جَمَاعَةٍ خَاصَّةٍ كَمَا كَانَ يَفْعَلُ طَوَائِفُ مِنْ السَّلَفِ فَهُوَ أَحْسَن

















































