Kuasa Hukum: Wartawan Tewas di Hotel Jakbar Diduga Korban Pembunuhan

14 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Kuasa hukum wartawan media online Situr Wijaya, Rogate Oktoberius Halawa mengatakan kliennya diduga menjadi korban kekerasan berujung pembunuhan.

Jasad Situr Wijaya ditemukan sudah tak bernyawa di sebuah hotel di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Jumat (4/4) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sudah memasukkan laporan ke Polda Metro Jaya, tentang dugaan tindak pidana pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338 KUHP," kata Rogate saat dihubungi dari Palu, Sabtu (5/5) dikutip dari Antara.

Rogate menyebut laporannya sudah diterima polisi dengan Laporan Polisi nomor LP/B/2261/IV/2025/SPKT/Polda Metro Jaya.

Menurutnya, ada kejanggalan dari kematian kliennya. Berdasarkan foto-foto yang dilihat, kondisi korban mengeluarkan darah dari hidung dan mulut.

"Setelah melihat foto-foto korban, pihak keluarga korban curiga bahwa korban meninggal dunia karena dibunuh. Karena dilihat dari foto kondisi korban mengeluarkan darah di hidung dan mulut, luka memar di wajah dan seluruh badan, serta ada sayatan di leher bagian belakang," ujarnya.

Rogate mengaku saat ini pihaknya masih menunggu hasil autopsi yang sudah dilakukan oleh pihak kepolisian.

"Sudah dilakukan autopsi di Rumah Sakit (RS) Polri. Tadi disampaikan hasilnya akan segera dirilis karena menjadi atensi," ujarnya.

Sebelumnya, Kasat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung mengatakan pihaknya belum bisa memastikan Situr Wijaya yang berprofesi sebagai wartawan tewas dibunuh.

"Lebam di bagian badan. Di badan, tidak ada di muka. Maksudnya (belum) ada bukti penganiayaan, sementara ya. Untuk hasil autopsi kan kita tunggu hasil visum luarnya. Untuk bekas penganiayaan, bekas benda tumpul, belum ada," kata Arfan.

CNNIndonesia.com telah mencoba mengonfirmasi pernyataan kuasa hukum korban kepada Arfan dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Indradi, namun belum mendapat respons.

Rencananya jenazah Situr Wijaya akan diberangkatkan ke kampung halamannya di Kota Palu hari ini. Jenazah akan dibawa ke rumah duka di wilayah Kabupaten Sigi.

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid membantu biaya kepulangan jenazah jurnalis asal Kota Palu itu.

Menurut keterangan Selfi, istri almarhum, Anwar telah mengirim bantuan dana sebesar Rp25 juta.

"Ia benar ada bantuan, uang tersebut ditransfer langsung ke rekening saya," kata Selfi.

(fra/antara/fra)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |