Mirip Indonesia 90-an, Potret Mudik Lebaran Ekstrem di Bangladesh

3 hours ago 2
Orang-orang memanjat atap kereta api saat meninggalkan Dhaka untuk merayakan Idul Fitri, yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan bagi umat Muslim, bersama keluarga mereka, di Stasiun Kereta Api Tongi di Gazipur, Bangladesh, 18 Maret 2026. REUTERS/Mohammad Ponir Hossain

Warga yang bekerja di ibu kota Dhaka berbondong-bondong berebut memanjat atap kereta api untuk kembali ke kampung halaman di Stasiun Kereta Api Tongi di Gazipur, Bangladesh, 18/3/2026. REUTERS/Mohammad Ponir Hossain

Orang-orang memanjat atap kereta api saat meninggalkan Dhaka untuk merayakan Idul Fitri, yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan bagi umat Muslim, bersama keluarga mereka, di Stasiun Kereta Api Tongi di Gazipur, Bangladesh, 18 Maret 2026. REUTERS/Mohammad Ponir Hossain

Idul Fitri menjadi salah satu momentum perjalanan terbesar di negara tersebut. REUTERS/Mohammad Ponir Hossain

Orang-orang memanjat atap kereta api saat meninggalkan Dhaka untuk merayakan Idul Fitri, yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan bagi umat Muslim, bersama keluarga mereka, di Stasiun Kereta Api Tongi di Gazipur, Bangladesh, 18 Maret 2026. REUTERS/Mohammad Ponir Hossain

Bangladesh memiliki populasi Muslim sekitar 85% dari total penduduk. REUTERS/Mohammad Ponir Hossain

Orang-orang memanjat atap kereta api saat meninggalkan Dhaka untuk merayakan Idul Fitri, yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan bagi umat Muslim, bersama keluarga mereka, di Stasiun Kereta Api Tongi di Gazipur, Bangladesh, 18 Maret 2026. REUTERS/Mohammad Ponir Hossain

Kepadatan penumpang sering terjadi di stasiun kereta dan terminal feri. REUTERS/Mohammad Ponir Hossain

Orang-orang memanjat atap kereta api saat meninggalkan Dhaka untuk merayakan Idul Fitri, yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan bagi umat Muslim, bersama keluarga mereka, di Stasiun Kereta Api Tongi di Gazipur, Bangladesh, 18 Maret 2026. REUTERS/Mohammad Ponir Hossain

Menurut catatan Banglapedia, antrean panjang sering terlihat di berbagai titik transportasi utama. REUTERS/Mohammad Ponir Hossain

Orang-orang memanjat atap kereta api saat meninggalkan Dhaka untuk merayakan Idul Fitri, yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan bagi umat Muslim, bersama keluarga mereka, di Stasiun Kereta Api Tongi di Gazipur, Bangladesh, 18 Maret 2026. REUTERS/Mohammad Ponir Hossain

Gerbong gerbong kereta api melaju dengan dipenuhi penumpang yang melebihi kapasitas. Saking membludaknya penumpang, banyak dari mereka harus rela duduk di atas gerbong dan berdiri di samping badan gerbong.  REUTERS/Mohammad Ponir Hossain

Orang-orang memanjat atap kereta api saat meninggalkan Dhaka untuk merayakan Idul Fitri, yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan bagi umat Muslim, bersama keluarga mereka, di Stasiun Kereta Api Tongi di Gazipur, Bangladesh, 18 Maret 2026. REUTERS/Mohammad Ponir Hossain

Banyak warga menempuh perjalanan berjam-jam bahkan berhari-hari demi merayakan Idul Fitri bersama keluarga di desa. REUTERS/Mohammad Ponir Hossain

Orang-orang memanjat atap kereta api saat meninggalkan Dhaka untuk merayakan Idul Fitri, yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan bagi umat Muslim, bersama keluarga mereka, di Stasiun Kereta Api Tongi di Gazipur, Bangladesh, 18 Maret 2026. REUTERS/Mohammad Ponir Hossain

Potret mudik Lebaran di Bangladesh hampir mirip dengan kondisi mudik Lebaran di Indonesia pada tahun 90-an. REUTERS/Mohammad Ponir Hossain

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |