Mitologi Yunani Sudah Prediksi "Kelakuan" AI Sejak Ribuan Tahun Lalu

6 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Bahaya teknologi Artificial Intelligence untuk kehidupan manusia bukan kali ini saja jadi perbincangan. Namun mitologi Yunani pada abad ke-5 SM telah memprediksi hal serupa.

Gambaran bahaya itu tercatat dalam sosok yang disebut sebagai robot kecerdasan buatan pertama dalam imajinasi manusia, Talos. Kisah ini menunjukkan manusia telah membayangkan teknologi atau sosok yang memiliki kemampuan seperti manusia, namun pada akhirnya hanya menimbulkan potensi bahaya baru.

Talos diceritakan diciptakan oleh dewa penguasa api sekaligus ahli metalurgi, Hephaestus. Talos dibuat dari perunggu atas permintaan Zeus untuk hadiah kepada penguasa Pulau Kreta, Minos.

Namun Talos bukanlah patung biasa, melainkan memiliki kemampuan seperti manusia. Takni bisa bergerak, berbicara hingga bertarung.

Talos bahkan digambarkan dalam buku Gods and Robots: Myth, Machines, and Ancient Dreams of Technology (2018), berpatroli mengelilingi Pulau Kreta. Ini dilakukannya dalam tiga kali sehari untuk menjaga dari ancaman.

Termasuk melempari batu besar bagi kapal asing yang mendekat. Sementara bagi musuh yang berhasil mendarat, maka akan dibakar tubuhnya hingga tewas oleh Talos.

Seperti AI, Talos dianggap membawa keuntungan namun kemudian berubah. Bagi penduduk, Talos memberikan rasa aman yang berubah menjadi ketakutan.

Sebab Talos yang diprogram menjaga keamanan kesulitan membedakan mana musuh dan warga sendiri. Bahkan kerap salah menyerang orang yang mencurigakan.

Kemudian upaya menghentikan Talos dilakukan. Cerita dari Apollonius Rhodius dari puisi epik Argonautica menyebutkan penyihir Media memanfaatkan kebingungan Talos yang membuatnya bisa dilumpuhkan dan hancur.

(npb/luc)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |