Negara Ini Tak Kena Tarif Baru Perang Dagang Trump Sama Sekali, Siapa?

17 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Perang dagang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melalui kenaikan tarif 10% dan bahkan lebih tinggi diumumkan Rabu. Sekitar 160-an negara terkena "hukuman" termasuk RI dan pulau-pulau terkecil di Samudra Hindia.

Namun, ternyata ada negara yang lolos dari daftar tarif Trump. Salah satunya adalah Rusia.

Rusia, yang merupakan salah satu musuh terbesar AS, dihilangkan dalam daftar negara yang dikenai tarif dasar 10%. Fakta ini menjadi langkah mengejutkan bagi dunia meski memang Trump selalu menunjukkan sikap sangat bersahabat ke Presiden Rusia Vladimir Putin.

Kenapa?

Surat kabar AS Axios mengutip Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt. Ia mengatakan hal ini terjadi karena sanksi AS yang ada terhadap Rusia "yang menghalangi perdagangan".

AS memang memberlakukan sanksi skala besar terhadap Rusia setelah invasi skala penuh Moskow ke Ukraina pada tahun 2022. Namun Trump secara umum mengambil pendekatan yang lebih bersahabat terhadap Putin dibandingkan pendahulunya Joe Biden.

Ia menjadikan penghentian perang sebagai prioritas. Bahkan mengutip BBC, seorang pejabat tinggi Rusia berada di Washington minggu ini untuk bertemu dengan pemerintahannya, saat negosiasi terus berlanjut untuk mencapai kesepakatan.

"Tidak ada tarif yang dikenakan pada Rusia, tetapi itu bukan karena perlakuan khusus. Itu hanya karena sanksi Barat sudah diberlakukan terhadap negara kami," kata klaim lama Rusia, Rossiya 24 TV, yang dikelola pemerintah.

Namun jika menilik Kantor Perwakilan Dagang AS, AS mengimpor barang dari Rusia senilai US$3,5 miliar (sekitar Rp 57 triliun) pada tahun 2024. Menurut Trading Economics, barang-barang tersebut sebagian besar berupa pupuk, bahan bakar nuklir, dan sejumlah logam.

Jumlah itu masih lebih tinggi daripada jumlah impor dari negara lain yang terkena tarif seperti Fiji, Paraguay, atau Albania. Perlu diketahui, lawan Rusia, yakni Ukraina juga kena tarif baru Trump 10% atas ekspornya ke AS, padahal tahun 2024, Ukraina mengekspor barang senilai US$874 juta ke AS dan mengimpor US$3,4 miliar dari AS, menurut wakil perdana menteri.


Negara Lain yang Tak Kena Tarif?

Namun sebenarnya bukan cuma Rusia yang dikeluarkan dari daftar tarif impor. Ini pun termasuk Kuba, Belarus, dan Korea Utara (Korut).


(sef/sef)

Saksikan video di bawah ini:

Video: Perang Tarif Trump Menghantui, Pengusaha Dorong Negosiasi RI-AS

Next Article Gempa Kuat Guncang Kuba, Magnitudo 6,8

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |