loading...
Nubuat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam mengenai adanya al-malhamah al-kubra atau perang besar akhir zaman sudah disampaikan 1500 tahun yang lalu. Foto ilustrasi/Sindonews
Nubuat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam mengenai adanya al-malhamah al-kubra atau perang besar akhir zaman sudah disampaikan 1500 tahun yang lalu.
Al-malhamah berasal dari kata lahm yang artinya daging dan bentuk jamaknya al-malâhim yang berarti perang yang memakan banyak korban. Jika kata al-malhamah berdampingan dengan kata al-kubra, artinya perang besar yang memakan banyak korban. Al-malhamah al-kubra merupakan salah satu tanda-tanda besar hari kiamat .
"Peristiwa ini banyak disebutkan dalam hadis-hadis Nabi SAW dan diriwayatkan oleh banyak ulama hadis yang disebut 'perang dunia terbesar'," tulis Syaikh Imran Nazar Hosein dalam bukunya berjudul "Al-Qur'an, Perang Besar & Dunia Barat" (Al Malhama atau Armagedon)".
Menurut Syaikh Imran Nazar, perang besar ini juga diberi istilah Armageddon, referensi orang Kristen, yang tentu saja berbeda detail dan interpretasi di pihak mereka, meskipun juga merujuk pada perang besar di akhir zaman.
Baca juga: Al Malhamah Kubra, Perang Besar Akhir Zaman Akankah Segera Terjadi?
Dalam pandangannya mengenai al-malhamah al-kubra, Syaikh Imran memuat hadis mengenai perang besar yang akan terjadi di mana 99% dari semua petarungnya akan terbunuh. Perang ini unik karena belum pernah ada perang dalam sejarah di mana 99% orang yang berperang akan terbunuh.
Hal yang sangat aneh mengenai perang ini ketika perang tersebut terus berlanjut meskipun semua pasukan yang akan bertempur mengetahui sedikitnya yang akan selamat setelah perang berakhir.
Hal ini menjadikan jelasnya nubuat Nabi Muhammad bahwa setiap pasukan akan berkata bahwa kamilah yang akan bertahan hidup. Tidak sulit bagi kita untuk menyadari bahwa perang akan dipertarungkan dengan senjata pemusnah massal, seperti senjata nuklir dan termonuklir yang belum pernah digunakan dalam perang.
Perang besar yang akan datang adalah perang semacam itu. Perang tersebut begitu dekat sehingga bisa terjadi kapan saja.
Gunung Emas
Nabi mengungkapkan mengenai Perang Besar yang akan terjadi karena sungai Eufrat yang menyingkap segunung emas, dan perang tersebut terjadi karena perebutan emas tersebut. Namun, Nabi menasihati semua orang untuk tidak menyentuh emas tersebut. Sehingga jelaslah mengenai perang tersebut yang tidak akan terjadi sampai sungai Eufrat menyingkap gunung emas tersebut.

















































