Aksi protes aktivis iklim digelar di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di London, Inggris, Rabu, untuk menyoroti ketergantungan terhadap bahan bakar fosil di tengah kenaikan harga energi global. Demonstrasi ini menjadi bagian dari kampanye lingkungan yang menuntut peralihan menuju energi berkelanjutan, sebagaimana dimuat Reuters, Kamis (2/4/2026). (REUTERS/Hannah McKay)
Aksi yang dikenal sebagai Fossil Free London tersebut berlangsung di tengah lonjakan harga minyak dunia. Para aktivis berkumpul di area sekitar kedutaan untuk menyampaikan kritik terhadap penggunaan energi fosil yang dinilai memperburuk krisis iklim dan ketidakstabilan harga energi. (REUTERS/Hannah McKay)
Sejumlah demonstran terlihat duduk sambil terlilit replika selang pompa bahan bakar fosil sebagai simbol ketergantungan energi. (REUTERS/Hannah McKay)
Beberapa peserta juga meneteskan cairan di wajah mereka yang melambangkan bahan bakar fosil, sebagai visualisasi dampak penggunaan energi tersebut terhadap lingkungan dan kehidupan manusia. (REUTERS/Hannah McKay)
Selain itu, para peserta membawa berbagai poster dan tulisan berisi pesan lingkungan selama aksi berlangsung. Mereka tetap duduk di lokasi sambil mempertahankan atribut protes, dengan demonstrasi berlangsung damai di sekitar kawasan kedutaan. (REUTERS/Hannah McKay)
Aksi ini digelar di tengah konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang turut mempengaruhi dinamika harga energi global. Para aktivis menegaskan pentingnya pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil serta percepatan penggunaan energi berkelanjutan sebagai solusi jangka panjang. (REUTERS/Hannah McKay)

3 hours ago
2
















































