Pulau Jawa Sudah Tidak Kuat Tampung Manusia

5 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah penelitian mengungkapkan tanah Jawa yang kian ambles. Bahkan ada ancaman banjir rob pada 2050 mendatang.

Tim peneliti melakukan pemetaan penurunan muka tanah di seluruh pulau Jawa. Hasilnya ditemukan tingkat subsiden 1-15 cm per tahun di seluruh kota dan desa, melebihi kenaikan permukaan laut global.

Mereka juga melakukan pengamatan satelit dan proyeksi permukaan laut. Salah satunya disimpulkan penurunan permukaan tanah bakal menyumbang hingga 85% dari kenaikan permukaan laut pada sebagian besar garis pantai tahun 2050.

Di waktu yang hampir bersamaan, lebih dari 75% garis pantai berisiko banjir karena penurunan permukaan tanah.

Studi yang diterbitkan dari Science Advanced menemukan penurunan tanah ini bukan karena didorong oleh iklim, melainkan akibat aktivitas manusia.

"Jika kita mengabaikannya, pada dasarnya kita meremehkan risiko itu," kata salah satu penulis studi dari Virginia Tech, Manoochehr Shirzaei, dikutip dari Eureka Alert, Selasa (14/4/2026).

Beberapa penyebab utama fenomena ini antara lain karena pengambilan air tanah di perkotaan, penggunaan air untuk pertanian, ekstraksi industri serta pemadatan alami pada wilayah delta.

Dia juga menambahkan penurunan permukaan tanah dapat diatasi dibandingkan dengan kenaikan permukaan laut global. Yakni dengan pengelolaan secara lokal lewat kebijakan, infrastruktur, dan penggunaan sumber daya yang berkelanjutan.

Meski penelitian dilakukan di pulau Jawa, temuan ini juga bisa digunakan secara global. Penulis utama penelitian, Leonard Ohenhen mengatakan sejumlah wilayah pesisir dunia juga mengalami kejadian serupa, namun sering tidak terlihat.

"Apa yang terlihat di Jawa kemungkinan gambaran dari yang terjadi di tempat lain saat penurunan permukaan tanah tidak dipantau dan dikelola dengan benar," jelasnya.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |