Jakarta, CNBC Indonesia - Minum air yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Air membantu mengatur suhu tubuh, membawa nutrisi dan oksigen ke sel, dan menjaga persendian tetap terlumasi dan bergerak, untuk menyebutkan beberapa manfaatnya.
Selain itu, air juga dapat memengaruhi metabolisme. Lantas, kapan waktu terbaik untuk minum air putih agar metabolisme dapat maksimal?
Secara teknis, menurut para ahli menyebutkan bahwa waktu terbaik untuk minum air adalah sepanjang hari atau setiap hari. Konsumsi yang konsisten adalah cara terbaik untuk memastikan Anda tidak kekurangan asupan air, yang dapat menyebabkan kelelahan.
Kendati demikian, ahli diet, Anar Allidina, memiliki preferensi tentang kapan harus minum air jika tujuan Anda adalah untuk meningkatkan metabolisme.
"Waktu terbaik untuk minum air adalah saat Anda bangun tidur, karena Anda berada dalam kondisi dehidrasi saat tidur. Usahakan minum 12 hingga 20 ons air dalam waktu 30 hingga 60 menit setelah bangun tidur untuk membantu menghidrasi sel dan mendukung kesehatan usus," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, jika air tersebut dingin, hal itu juga dapat memicu termogenesis yang diinduksi air, di mana metabolisme Anda meningkat sebentar untuk menghangatkan air hingga suhu tubuh.
"Dengan minum air dingin, kita sebenarnya membakar kalori. Dari situ, dan terutama jika Anda sarapan dalam waktu dua jam, metabolisme Anda akan bekerja maksimal sepanjang hari," kata Vicki Koenig, R.D., C.D.N., seorang ahli diet terdaftar tingkat master yang berbasis di New Paltz, NY.
Selain pagi hari, para ahli yang kami ajak bicara menekankan pentingnya minum air sebelum berolahraga.
"Waktu terbaik untuk tetap terhidrasi adalah ketika Anda memperkirakan akan menggunakan atau kehilangan lebih banyak air. Dengan peningkatan olahraga, kita membutuhkan lebih banyak air," kata Koenig.
Allidina dan Koenig mengatakan, mengurangi asupan air setelah makan malam menjelang waktu tidur juga merupakan langkah bijak. Asupan cairan yang banyak di malam hari dapat mengganggu tidur karena sering buang air kecil di malam hari, yang secara tidak langsung dapat mengganggu kesehatan metabolisme dengan mengurangi kualitas tidurgol.
Hidrasi mendukung metabolisme yang sehat
Air memainkan peran penting dalam metabolisme pada tingkat seluler. Hidrasi mendukung produksi energi dalam sel.
"Setiap reaksi metabolisme dalam tubuh Anda membutuhkan air. Bahkan dehidrasi ringan dapat memperlambat produksi energi seluler, oksidasi lemak, dan transportasi nutrisi," ungkap Allidina.
Asosiasi Olahraga & Kebugaran Amerika menjelaskan bahwa tubuh membutuhkan air untuk memecah adenosin trifosfat (ATP), yang merupakan mata uang energi utama untuk sel. Tanpa air, ATP tidak dapat melepaskan energi untuk digunakan sel-energi tersebut pada dasarnya terkunci, dan air adalah kuncinya.
Koenig menjelaskan selain perannya yang krusial dalam melepaskan energi seluler, manfaat air untuk metabolisme semakin bertambah. Hidrasi mendukung metabolisme dengan menjaga fungsi kardiovaskular normal, termoregulasi, pencernaan, transportasi nutrisi, pembuangan limbah, dan kinerja fisik yang semuanya memengaruhi pengeluaran energi dan efisiensi metabolisme.
(miq/miq)
[Gambas:Video CNBC]

2 hours ago
1
















































