UGM Antisipasi Kecurangan UTBK SNBT 2026 dengan Teknologi dan Pengawasan Berlapis

4 hours ago 2

loading...

Sebanyak 15.789 peserta mengikuti UTBK SNBT 2026 di Kampus Universitas Gadjah Mada. Foto/UGM.

JAKARTA - Sebanyak 15.789 peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT ) di Kampus Universitas Gadjah Mada. Selama pelaksanaan ujian menuntut stabilitas sistem dan konektivitas tinggi di seluruh lokasi ujian yang tersebar di 14 titik di berbagai fakultas dan unit yang ada di UGM.

Dari aspek pengawasan, UGM telah melaksanakan pembekalan bagi seluruh petugas UTBK pada 16 April 2026. Kegiatan ini mencakup strategi pengawasan serta pencegahan kecurangan selama ujian berlangsung.

Baca juga: Cerita Inspiratif dari UTBK 2026 di UNEJ: Peserta Disabilitas Berjuang Wujudkan Mimpi Kuliah

Panitia juga telah mengidentifikasi berbagai pola kecurangan, termasuk yang memanfaatkan perangkat keras maupun perangkat lunak. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh dengan tetap mengacu pada prosedur yang berlaku.

“Kami membekali petugas agar sigap mengenali potensi kecurangan dan bisa merespons dengan tepat di lapangan,” kata Direktur Direktorat Teknologi Informasi (DTI) UGM, Prof. Dr. Ir. Ridi Ferdiana, dikutip dari laman UGM, Rabu (22/4/2026).

Baca juga: Cerita Peserta UTBK SNBT 2026 di UI: Soal di Atas Ekspektasi, Banyak yang Tak Terjawab

Pada tahun ini, sistem UTBK menggunakan sistem operasi khusus berbasis Linux yang dijalankan melalui media USB. Sistem ini dirancang dalam lingkungan yang terkontrol dengan aplikasi yang terintegrasi langsung dalam sistem operasi.

Tidak terdapat pembaruan otomatis maupun aplikasi latar belakang yang berpotensi mengganggu jalannya ujian. Ridi menekankan sistem ini juga mampu mencegah penggunaan perangkat lunak jarak jauh yang kerap dimanfaatkan untuk kecurangan.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |