BRIN Petakan Sesar di Jawa, Gempa M7 Bisa Hantam Wilayah RI Ini

18 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membeberkan bahwa gempa dengan kekuatan magnitudo 6,6 hingga 7 berpotensi 'menghantam' Indonesia khususnya di wilayah Jawa. Hal itu berdasarkan penelitian BRIN di bidang pemetaan sesar di sepanjang Pulau Jawa.

Hasilnya, wilayah Sumedang, Jawa Barat menjadi salah satu wilayah yang berpotensi terjadi gempa. Peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN Sonny Aribowo mengatakan gempa yang terjadi di Sumedang pada Januari lalu menjadi bukti nyata akan keberadaan sesar-sesar aktif tersebut.

"Oleh karena itu, menjadi sangat penting untuk mengumpulkan lebih banyak pengetahuan dan membangun strategi mitigasi yang efektif untuk mengurangi dampak potensial dari bencana gempa di masa depan," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, dikutip Jumat (4/4/2025).

Menurut Sonny, sejauh ini sesar-sesar di Jawa yang sudah pernah diteliti dan dipublikasikan antara lain yakni Sesar Cimandiri, Sesar Lembang, Java Back-arc Thrust/Baribis-Kendeng Sesar Opak, Sesar Mataram, Sesar Garsela, Sesar di Karangsambung, dan Sesar Pasuruan. Selain itu, jalur Sesar Rembang-Madura-Kangean Sakala, Somorkoning, yang terbukti aktif dilihat dari pergeseran morfologi dan trenching paleoseismologi.

Beberapa sesar yang sempat menyebabkan kejadian gempa bumi merusak selain sesar Sumedang, seperti sesar di Cianjur. Penelitian lebih lanjut juga kini dilakukan BRIN, termasuk ke sesar Java Back-arc Thrust karena berpotensi merusak daerah perkotaan seperti Semarang dan Surabaya.

"Gempa ternyata muncul di daerah yang understudied sebelumnya seperti Cianjur, Sumedang, dan bahkan yang terbaru adalah Laut Jawa di dekat Pulau Bawean," katanya.

"Sejauh ini, pihak BRIN berencana melakukan ekspedisi terestrial di Pulau Jawa, untuk melihat atau mengonfirmasi jalur sesar yang masih belum banyak diperdalam. Ke depannya juga akan ada peta sesar aktif yang cukup detail di Pulau Jawa," kata dia.

Sebagaimana diketahui, kondisi pulau Jawa dengan populasi terpadat di Indonesia menjadi alasan dilakukannya pemetaan sesar di Pulau Jawa. Hal ini membuat Pulau Jawa menjadi sangat rentan terhadap bencana-bencana geologi yang dapat terjadi.

Adapun, proyek ekspedisi yang dilakukan oleh BRIN tidak hanya memetakan sesar. Tetapi juga mencakup pemetaan palung, gunung dan bukit di bawah laut


(sef/sef)

Saksikan video di bawah ini:

Video: Aksi Heroik Nakes Peluk Erat Bayi Saat Gempa Myanmar

Next Article Dukung Ketahanan Pangan, PGN-BRIN Budidaya Padi Biosalin di Semarang

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |