Dipenuhi Londo Beneran, Tak Ada Alasan Timnas Indonesia Kalah dari Singapura

3 hours ago 2

loading...

Dipenuhi Pemain Londo, Tak Ada Alasan Timnas Indonesia Kalah dari Singapura. Foto: Instagram Timnas Indonesia

Timnas Indonesia tak lagi memiliki alasan untuk gagal mengalahkan Singapura pada laga terakhir Grup A Piala AFF 2026 . Skuad Garuda kini diperkuat deretan pemain naturalisasi yang mayoritas lahir dan besar di Eropa, sehingga kualitas tim dinilai jauh lebih kompetitif dibanding beberapa tahun lalu.

Laga hidup-mati kontra Singapura akan berlangsung di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026) pukul 20.00 WIB. Indonesia wajib meraih kemenangan untuk mengamankan tiket ke semifinal, sedangkan Singapura hanya membutuhkan hasil imbang.

Saat menghadapi Vietnam pada laga sebelumnya, pelatih John Herdman membawa 11 pemain keturunan atau naturalisasi. Mereka adalah Jordi Amat (Spanyol), Shayne Pattynama, Eliano Reijnders, Thom Haye, Ivar Jenner, Marc Klok, Ragnar Oratmangoen, Tim Geypens, Jens Raven (Belanda), Mitchell Baker (Australia), serta Sandy Walsh (Belgia).

Dari daftar tersebut, tujuh pemain langsung dipercaya tampil sebagai starter, yakni Jordi Amat, Eliano Reijnders, Thom Haye, Ivar Jenner, Marc Klok, Ragnar Oratmangoen, dan Mitchell Baker. Sementara Tim Geypens serta Jens Raven masuk sebagai pemain pengganti, sedangkan Sandy Walsh belum mendapat kesempatan bermain.

Kehadiran para pemain yang tumbuh dalam kultur sepak bola Eropa membuat kualitas skuad Garuda meningkat signifikan. Kombinasi pengalaman Jordi Amat, visi bermain Thom Haye, energi Ivar Jenner, kreativitas Eliano Reijnders, hingga ketajaman Mitchell Baker menjadi modal penting untuk menghadapi Singapura.

Secara statistik, Indonesia juga tampil lebih dominan dibanding calon lawannya sepanjang fase grup. Berdasarkan data resmi ASEAN Hyundai Cup 2026, Garuda menjadi tim dengan jumlah tembakan terbanyak, yakni 59 percobaan, dengan 24 di antaranya mengarah tepat ke gawang. Indonesia juga mencatat rata-rata penguasaan bola mencapai 62,2 persen.

Sebaliknya, Singapura hanya membukukan 39 tembakan dengan 11 yang tepat sasaran serta rata-rata penguasaan bola 49,4 persen. Meski demikian, The Lions tampil lebih efektif dalam meraih poin dan kini berada di posisi kedua klasemen dengan tujuh poin, unggul satu angka atas Indonesia.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |