DJ Haram Dilarang Manggung karena Tegas Bela Palestina

2 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Musisi asal Amerika Serikat DJ Haram, yang nama aslinya Zubeyda Muzeyyen, terancam dilarang tampil di Inggris usai pernyataannya yang membela Palestina.

Melansir Euronews, Plt Menteri Dalam Negeri Inggris, Chris Philp, dilaporkan menyerukan agar DJ Haram dilarang masuk ke Inggris karena musisi asal New Jersey tersebut menyampaikan pidato pro-Palestina yang tegas saat pembukaan festival tahunan Sydney Biennale pada Maret lalu. 

Musisi AS DJ Haram dengan nama aslinya Zubeyda Muzeyyen. (Instagram/djharam)Foto: Musisi AS DJ Haram dengan nama aslinya Zubeyda Muzeyyen. (Instagram/djharam)

Selama pidatonya, DJ Haram diduga meneriakkan "From the river to the sea, Palestina akan merdeka" - sebuah frasa bermuatan politik yang merujuk pada wilayah antara Sungai Yordan dan Laut Mediterania. Aktivis pro-Palestina mengatakan frasa tersebut merupakan seruan untuk kemerdekaan atas Palestina; sementara banyak orang Yahudi melihatnya sebagai seruan untuk penghancuran Israel.

"Kita semua bertugas untuk melindungi planet ini, dan adalah tugas kita untuk menentang Zionis-Australia-Epstein. Sampai Palestina merdeka, kita semua tidak merdeka," tambahnya.

Pernyataan DJ Haram tersebut berujung penyelidikan polisi di Australia. Namun, Komisaris Polisi New South Wales, Mal Lanyon, menyatakan bahwa komentar-komentar DJ Haram kemungkinan besar tidak termasuk tindak pidana.

Sebaliknya, politisi senior Inggris Chris Philp meminta agar DJ Haram dilarang tampil di Inggris, dalam wawancara dengan Jewish News: "Hal terakhir yang dibutuhkan negara ini adalah kunjungan dari musisi internasional lain yang terlibat dalam tuduhan antisemitisme dan mempromosikan terorisme." Philp mengacu pada keputusan Kementerian Dalam Negeri baru-baru ini yang melarang Kanye 'Ye' West memasuki Inggris untuk tampil di Wireless Festival yang sekarang resmi dibatalkan.

"Karena Pemerintah terus berjuang untuk mengatasi gelombang rasisme anti-Yahudi dan ekstremisme Islam yang tak henti-hentinya di Inggris, jelas tidak menguntungkan bagi kepentingan publik jika Zubeyda Muzeyyen (DJ Haram) tampil di sini," katanya seperti dilaporkan. "Menteri Dalam Negeri perlu bertindak dan melarang dia masuk."

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |