Jakarta, CNBC Indonesia - Saham PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) masuk dalam radar pemantauan karena pergerakan saham yang terjadi di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA) pada 23 April 2026. Hal ini terjadi karena dalam sepekan terakhir, saham MMIX mengalami kenaikan hingga 29,63% atau di atas 50% dalam satu bulan terakhir.
Beberapa analis menganggap UMA yang diumumkan ini sangat wajar, terlebih bisnis emiten distribusi ritel di bidang kesehatan dan kecantikan tersebut cukup potensial.
Mereka dikenal sebagai pemegang lisensi Kekayaan Intelektual (IP) dari brand global seperti Warner Bros, Hybe (BT21), dan Line Friends untuk produk-produk mereka. Sehingga tidak heran sahamnya terus meroket.
Pengamat pasar modal sekaligus Co-Founder Pasardana, Hans Kwee, bahkan menyebut kenaikan MMIX saat ini didorong oleh kombinasi perbaikan fundamental (balik rugi ke laba) dan sentimen spekulasi pasar.
Dia juga menilai status UMA untuk saham MMIX tersebut sangat wajar. Status ini akan diberikan jika saham terus-menerus terkena Auto Rejection Atas (ARA).
"Status UMA sebenarnya adalah 'lampu kuning' atau peringatan dini, bukan hukuman," ungkap dia kepada CNBC Indonesia, Jumat (24/4/2026).
Hans menambahkan berdasarkan kinerja terbaru, MMIX diketahui sedang dalam fase pemulihan atau turnaround. Di mana setelah sempat mengalami tekanan, MMIX berhasil membukukan laba bersih sekitar Rp 5,2 miliar pada tahun penuh 2025 atau naik signifikan dibanding tahun 2024 yang hanya sekitar Rp 1,2 miliar.
Kemudian pada akhir 2025, MMIX mencatat pertumbuhan pendapatan sekitar 85% secara tahunan pada kuartal III 2025. Hal ini didorong oleh segmen baru yaitu popok bayi yang menjadi mesin pertumbuhan utama.
Sekadar informasi, pada penutupan perdagangan sesi II, Jumat (24/4/2026) saham MMIX terpantau melemah -14,29% atau turun 50 point di harga Rp 300 per saham.
(dpu/dpu)
Addsource on Google

3 hours ago
1














































