IHSG Hadapi Pekan Menantang, Intip 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

2 hours ago 1
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Jumat (27/02) dengan pergerakan mendatar di level 8.235,48. Sejumlah saham menjadi penopang utama, yakni BREN (+4,78%), AMMN (+4,79%), dan BNBR (+32,92%). Sementara itu, tekanan datang dari DSSA (-4,91%), BBCA (-1,71%), dan TLKM (-3,01%) yang tercatat sebagai pemberat indeks.

Aksi jual investor asing masih berlanjut dengan catatan net sell sebesar Rp801,61 miliar di pasar reguler dan Rp694,05 miliar di seluruh pasar. Secara sektoral, 7 dari 11 sektor ditutup menguat. Sektor industrial mencatat kenaikan tertinggi sebesar 4,48%, sedangkan sektor keuangan mengalami pelemahan terdalam sebesar 0,83%.

Sentimen global turut membayangi pergerakan pasar. Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah, dengan Dow Jones turun 1,05% ke 48.977, diikuti S&P 500 yang terkoreksi 0,43% ke 6.878 dan Nasdaq turun 0,92% ke 22.668. Eskalasi konflik militer antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, serta ancaman pemblokiran Selat Hormuz, memicu kekhawatiran pasar. Indeks saham offshore Indonesia juga tertekan, tercermin dari ETF EIDO yang turun 0,39% dan MSCI Indonesia yang melemah 1,15%.

Di sisi komoditas, ketegangan geopolitik mendorong lonjakan harga minyak mentah global sebesar 7,50% dan emas naik 1,85%. Kenaikan harga emas turut direspons positif oleh pelaku pasar, dengan emiten tambang emas seperti ANTM dan ARCI mencatatkan net foreign buy masing-masing Rp82,03 miliar dan Rp59,10 miliar pada perdagangan Jumat lalu.

Dari aksi korporasi, Astra International (ASII) berencana mengusulkan dividen final tahun buku 2025 sebesar Rp292 per saham dalam RUPS April mendatang. Dengan dividen interim Rp98 per saham yang telah dibagikan pada Oktober 2025, total dividen yang dibagikan mencapai Rp390 per saham dengan rasio pembagian 48%.

Sepanjang 2025, ASII membukukan laba bersih sebesar Rp32,76 triliun, turun 3,34% secara tahunan. Pendapatan perseroan tercatat Rp323,39 triliun atau turun 1,54% YoY, dipengaruhi tekanan harga batu bara global dan melemahnya permintaan kendaraan baru. Perseroan juga telah menuntaskan program pembelian kembali saham tahap pertama senilai Rp2 triliun pada Januari serta tahap kedua sebesar Rp685 miliar pada Februari.

Rekomendasi Saham Hari Ini:

ANTM

Buy 4350-4370 | TP 4500-4600 | SL 4170

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

BULL

Buy 510-515 | TP 555-590 | SL 480

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

RATU

Buy 7275-7300 | TP 7675-8100 | SL 6850

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

MEDC

Buy 1730-1735 | TP 1775-1820 | SL 1615

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

ARCI

Buy 1880-1890 | TP 1930-2020 | SL 1765

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. 

Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

(ayh/ayh)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |