Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) membukukan penurunan tajam laba bersih pada kuartal I-2026. Berdasarkan laporan keuangan yang diterbitkan, perseroan meraup laba bersih Rp 2,6 miliar, turun drastis 91,5% secara tahunan (yoy) di tengah pertumbuhan kredit yang sangat agresif.
Secara nilai, penyaluran kredit BMAS naik dari Rp 14,34 triliun menjadi Rp 18,21 triliun atau melesat 27% yoy. Akan tetapi pendapatan bunga bersih justru turun dari Rp 176,75 miliar menjadi Rp 164,37 miliar.
Penyebab utamanya adalah menyempitnya margin bunga bersih (NIM) dari 3,54% menjadi 3,17%. Ini artinya, selisih keuntungan dari bunga pinjaman dan simpanan terkikis.
Meski demikian, BMAS mencatat lonjakan pendapatan operasional lainnya sebesar 286% yoy menjadi Rp47,83 miliar dari Rp12,39 miliar. Kenaikan terutama berasal dari pos pendapatan lain-lain serta keuntungan penjualan surat berharga.
Adapun pada tiga bulan pertama tahun ini, beban bunga bank sebenarnya sudah turun 24,69% yoy menjadi Rp 162,78 miliar. Akan tetapi pendapatan bunga yang juga ikut turun sebesar 16,74% yoy membuat pendapatan inti bank tertekan.
Bila dibedah, pada tiga bulan pertama tahun ini bank telah melakukan perubahan struktur dana. Secara total, dana pihak ketiga (DPK) turun 24,49% yoy menjadi Rp 11,47 triliun.
Deposito turun 20,72% yoy, tabungan -10,79% yoy, dan giro -42,19% yoy. Seiring dengan dana murah (CASA) yang turun 33,69% yoy, rasio CASA bank pun ikut merosot dari 29,1% menjadi 25,5%.
Profitabilitas bank kemudian juga digerus oleh penyisihan kerugian penurunan nilai yang naik 216,15% yoy menjadi Rp 53,6 miliar. Hal ini seiring dengan kualitas aset yang memburuk. Rasio NPL gross naik dari 1,16% menjadi 2,45%. Pun rasio NPL net melonjak dari 0,79% menjadi 1,52%.
(mkh/mkh)
Addsource on Google

2 months ago
64

































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5153360/original/019704300_1741323094-1741319518672_kata-kata-bijak-lebaran-idul-fitri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4374521/original/081753100_1679993733-ed-us-iXUXMn_-nh8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501801/original/034251400_1770956928-unnamed__13_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010957/original/017182000_1651214799-20220429-Itikaf-Lailatul-Qadar-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540789/original/035376100_1774833692-656682970_18573915847033381_1235634026490810885_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5315665/original/049375700_1755165938-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__2_of_75_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452011/original/027635700_1766382521-Gemini_Generated_Image_k4wu91k4wu91k4wu.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3200721/original/063867600_1596694158-pexels-andrea-piacquadio-3764565.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5433276/original/040144500_1764840946-WhatsApp_Image_2025-12-04_at_16.05.15.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540677/original/038630200_1774779952-537452fb-6b65-4f71-811b-5a0d882eac0c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3121589/original/054389800_1588827933-3482841.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531526/original/098176600_1773619110-unnamed__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5165547/original/039502800_1742184289-b4a3c7bb548ce7350daf939ff99bd501.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/930874/original/077594600_1437123186-MENENTUKAN_HILAL_1_SYAWAL-TIM_RUKYATUL_HILAL-KEMBANGAN-JAKARTA-HELMI_AFFANDI-5.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541900/original/045765100_1774924667-f74d8bed-bd18-437b-b58c-048c5cf9b3f9.jpg)