- Apa yang harus dilakukan setelah Ramadhan berakhir?
- Apa doa sesudah puasa?
- Bagaimana cara menjaga semangat ibadah setelah Ramadhan selesai?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Umat Islam berkecenderungan meningkatkan amal ibadah sepanjang Ramadan. Namnun, sering kali semangat ibadah meluntur seturut kepergian Ramadan. Untuk itu, umat Islam perlu mengamalkan doa agar istiqamah setelah Ramadhan berakhir.
Istiqamah, atau konsisten dalam ketaatan, adalah sikap yang sangat dicintai Allah SWT. Dalam Jurnal Zikir dan Ketenangan Jiwa: Telaah atas Pemikiran Al-Ghazali, Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya' Ulumuddin, menjelaskan bahwa istiqamah adalah buah dari mujahadah (perjuangan melawan hawa nafsu) dan riyadhah (pelatihan ruhani) yang kontinu. Jiwa yang tenang (al-muthmainnah) hanya bisa diraih ketika seseorang mampu menundukkan dorongan nafsu yang selalu mengajak pada keburukan (ammarah).
Al-Ghazali menekankan bahwa hati manusia berada di antara dua jari Allah yang Maha Pemurah. Ia bisa berbolak-balik dalam sekejap. Oleh karena itu, memohon keteguhan hati kepada Allah adalah inti dari perjuangan menjaga istiqamah. Tanpa pertolongan-Nya, seorang hamba pasti akan tergelincir.
Berikut ini adalah kumpulan bacaan doa agar istiqamah, merujuk Buku Doa Mustajab Bulan Ramadhan, serta sumber relevan lain.
Berikut adalah kumpulan doa yang diajarkan Rasulullah SAW dan bersumber dari Al-Qur'an, lengkap dengan tulisan Arab, latin, arti, dan penjelasan singkatnya.
1. Doa Memohon Keteguhan Hati
Doa ini adalah doa yang paling masyhur dan sering dipanjatkan oleh Rasulullah SAW.
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ
Latin: Ya muqallibal qulub, tsabbit qalbi 'ala dinika.
Artinya: "Wahai Zat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu." (HR. Tirmidzi)
Dalam kitab Faidhul Qadir, Imam Al-Munawi menjelaskan bahwa doa ini mengajarkan kita akan ketergantungan total kepada Allah. Sekuat apa pun usaha manusia, hakikatnya Allah-lah yang berkuasa atas hati. Doa ini merupakan pengakuan akan kelemahan diri sekaligus permohonan perlindungan dari kesesatan setelah mendapatkan petunjuk.
2. Doa agar Tidak Condong pada Kesesatan (QS. Ali Imran: 8)
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Latin: Rabbana la tuzigh qulubana ba'da idz hadaitana wahab lana min ladunka rahmatan, innaka antal wahhab.
Artinya: "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau, karena sesungguhnya Engkau Maha Pemberi Karunia."
Ayat ini adalah doa para ulil albab (orang-orang berakal). Tafsir Al-Mishbah karya Prof. Quraish Shihab menjelaskan bahwa "rahmat" dalam doa ini mencakup keteguhan hati, kemudahan dalam ketaatan, dan perlindungan dari godaan yang menyesatkan.
3. Doa Agar Hati Diarahkan pada Ketaatan
اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا إِلَى طَاعَتِكَ
Latin: Allahumma musharrifal qulub, sharrif qulubana ila tha'atika.
Artinya: "Ya Allah, Zat yang mengurus seluruh hati, arahkanlah hati kami kepada ketaatan kepada-Mu." (HR. Muslim)
Penjelasan: Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menyebutkan bahwa doa ini mencakup permohonan agar Allah tidak hanya meneguhkan, tetapi juga memudahkan dan meluruskan arah hati untuk selalu taat. Ini relevan setelah Ramadan, di mana semangat ibadah perlu terus diarahkan.
4. Doa Memohon Petunjuk dan Kelurusan
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالسَّدَادَ
Latin: Allahumma inni as-alukal huda was sadaad.
Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk dan taufik agar tetap istiqamah."
Penjelasan: Al-huda adalah petunjuk yang benar, sementara as-sadad adalah ketepatan dalam berkata dan berbuat. Doa singkat ini merangkum permohonan untuk konsistensi dalam kebenaran.
5. Doa Memohon Kelancaran dan Penerimaan Ibadah
اللَّهُمَّ وَفِّقْنَا لِطَاعَتِكَ، وَأَتْمِمْ تَقْصِيرَنَا، وَتَقَبَّلْ مِنَّا، إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Latin: Allahumma waffiqna li tha'atika, wa atmim taqshirana, wa taqabbal minna, innaka antas sami'ul 'alim. Wa shallallahu 'ala sayyidina muhammadin wa 'alihi wa shahbihi wa sallam. Walhamdulillahi rabbil 'alamin.
Artinya: "Ya Allah, bimbinglah jalan kami pada ketaatan kepada-Mu, sempurnakanlah kekurangan kami, terimalah ibadah kami. Sungguh, Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam-Nya kepada Nabi Muhammad Saw, keluarga, dan para sahabatnya."
Doa ini menggabungkan permohonan taufik, pengakuan atas kekurangan diri, dan harapan akan diterimanya amal. Ini adalah bentuk kerendahan hati seorang hamba setelah berusaha maksimal.
6. Doa Rasulullah:
سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوْسُ سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ وَ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ.
Artinya: Maha Suci bagi Penguasa yang Maha Kudus, Maha Suci Tuhan kami, Tuhan segala malaikat dan roh. Maha Suci Allah, dan segala puji bagi Allah, tiada Tuhan kecuali Allah. Allah Maha Besar, tidak daya dan kekuatan kecuali dari Allah yang Maha Luhur dan Agung.
yang dilanjutkan doa ini,
اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْئَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَنَعُوْذُبِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ
Artinya: Ya Allah, sungguh aku memohon ridha dan surga-Mu. Aku berlindung kepada-Mu dari murka dan neraka-Mu.
Kenapa Doa Minta Istiqamah setelah Ramadhan Penting?
Memohon doa agar dianugerahi istiqamah setelah Ramadan sangatlah penting karena beberapa alasan mendasar, yang bersumber dari kondisi psikologis manusia, hakikat keimanan, dan tujuan utama ibadah puasa itu sendiri. Berikut penjelasan singkatnya:
1. Kondisi Iman yang Fluktuatif
Iman manusia itu naik dan turun. Di bulan Ramadan, dengan segala keistimewaannya, setan dibelenggu, pintu surga dibuka, semangat ibadah berada di puncaknya. Namun, setelah Ramadan berlalu, godaan dunia dan bisikan setan kembali kuat. Tanpa pertolongan Allah, sangat mudah seseorang mengalami kemunduran drastis, bahkan meninggalkan ibadah yang dulu rutin dilakukan. Doa memohon istiqamah adalah pengakuan akan kelemahan diri dan kebutuhan mutlak akan pertolongan Allah agar iman tetap teguh.
2. Hati Berada di Genggaman Allah
Rasulullah SAW mengajarkan bahwa hati manusia berada di antara dua jari Allah Yang Maha Pemurah; Dia membolak-balikkannya sesuai kehendak-Nya. Inilah sebabnya beliau sering bersabda, "Ya Muqallibal qulub, tsabbit qalbi 'ala dinika" (Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu). Setelah sebulan berlatih, kita memohon agar Allah tidak membalikkan hati kita dari petunjuk yang telah diberikan selama Ramadan.
3. Tujuan Ramadan Adalah Takwa yang Berkelanjutan
Tujuan utama puasa adalah meraih predikat takwa (QS. Al-Baqarah: 183). Takwa bukan hanya untuk bulan Ramadan, melainkan bekal hidup hingga akhir hayat. Jika semangat ibadah hanya berlangsung selama Ramadan, maka tujuan hakiki tersebut belum tercapai. Istiqamah setelah Ramadan adalah indikator bahwa nilai-nilai ketakwaan benar-benar telah tertanam dalam jiwa, sebagaimana dijelaskan dalam pemikiran Al-Ghazali bahwa pensucian jiwa (tazkiyatun nafs) melalui Ramadan harus berdampak jangka panjang.
4. Amal yang Dicintai Allah Adalah yang Konsisten
Rasulullah SAW bersabda, "Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang terus-menerus (konsisten) dilakukan, walaupun sedikit." (HR. Muslim). Doa memohon istiqamah adalah ikhtiar batin agar kita termasuk dalam golongan hamba yang dicintai Allah karena konsistensinya, bukan hanya giat di bulan Ramadan lalu meninggalkannya di bulan Syawal dan seterusnya.
Waktu Terbaik Memanjatkan Doa Istiqamah
Waktu-waktu mustajab untuk berdoa tidak hanya eksklusif di bulan Ramadan. Meski demikian, semangat Ramadan dapat terus kita bawa dengan memanfaatkan momen-momen berikut:
Sepertiga Malam Terakhir: Waktu paling utama untuk bermunajat, saat Allah turun ke langit dunia dan berfirman, "Siapa yang berdoa kepada-Ku, akan Aku kabulkan."
- Setelah Shalat Fardhu: Rasulullah SAW menganjurkan untuk berdoa setelah shalat, terutama sebelum salam atau setelahnya.
- Saat Sujud dalam Shalat: Seorang hamba paling dekat dengan Tuhannya ketika sedang sujud, maka perbanyaklah doa di dalamnya.
- Di Hari Jumat: Terdapat satu waktu yang mustajab, kemungkinan besar di penghujung hari setelah Ashar.
- Antara Adzan dan Iqamah: Doa di antara dua seruan ini tidak akan ditolak.
Keutamaan Berdoa di Bulan Ramadan yang Patut Dijaga
Meskipun artikel ini fokus pada doa pasca-Ramadan, penting untuk mengingat keutamaan doa di bulan Ramadan sebagai bekal keyakinan bahwa kita sedang berlatih untuk menjadi ahli doa sepanjang tahun. Beberapa keutamaan itu adalah:
- Doa Orang Berpuasa Tidak Tertolak: Terutama saat berbuka dan di waktu sahur.
- Malam Lailatul Qadar: Malam yang lebih baik dari seribu bulan, di mana doa sangat mustajab.
- Pelipatgandaan Pahala: Setiap amal, termasuk doa, dilipatgandakan pahalanya.
- Semangat berdoa yang intensif di bulan Ramadan idealnya membentuk kebiasaan (habit) untuk terus memanjatkan doa di bulan-bulan berikutnya. Karena hakikatnya, seorang muslim selalu membutuhkan Allah dalam setiap hembusan napasnya.
People Also Ask:
Apa yang harus dilakukan setelah Ramadhan berakhir?
Berikut beberapa amalan penting yang bisa kita jaga sebagai bukti bahwa Ramadhan benar-benar membekas dalam diri:Puasa Sunnah Syawal. Rasulullah SAW bersabda: ...2. Tilawah dan Tadabbur Al-Qur'an. ...3. Sedekah Rutin. ...4. Shalat Malam & Dhuha. ...Silaturahmi & Memperbaiki Hubungan.
Apa doa sesudah puasa?
Berdasarkan tuntunan para ulama, Anda sebaiknya membaca doa Allahumma laka shumtu sesudah membatalkan puasa, yaitu setelah Anda meminum air atau memakan kurma. Hal ini dilakukan karena makna doa tersebut mencerminkan kondisi seseorang yang telah mendapatkan rezeki untuk berbuka.
Bagaimana cara menjaga semangat ibadah setelah Ramadhan selesai?
Berikut beberapa cara untuk menjaga konsistensi ibadah setelah Ramadhan:Melanjutkan Puasa Sunnah Syawal. ...Menjaga Kualitas Salat Wajib dan Sunnah. ...Konsisten Membaca Al-Qur'an. ...Memperbanyak Sedekah dan Berbuat Kebaikan. ...Mempererat Silaturahmi. ...6. Berdoa agar Diberi Keistiqamahan.
Kenapa harus istiqomah setelah Ramadhan?
Istiqamah ibadah bulan ramadhan perlu diteruskan setelahnya. Istiqamah dan amalan yang terus menerus dapat menjadi tanda diterimanya amal seseorang. Ibnu Rajab berkata: “Jika Allah menerima amal seorang hamba, maka Allah akan memberinya kesempatan untuk beramal setelahnya.
Anda Sedang Mengikuti Pembahasan Seputar
Nanik Ratnawati, Fadila AdelinTim Redaksi
Share

23 hours ago
3
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5532692/original/081390000_1773667794-IMG-20260315-WA0020-scaled-800x533.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531528/original/007916600_1773619112-unnamed__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5530669/original/021800200_1773469397-ginjal.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4791022/original/069901600_1711975621-24438246_6949552.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5080366/original/098387100_1736160174-1736156793388_caption-quotes-islami-singkat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3977835/original/066021800_1648524608-pexels-ahmed-aqtai-2233416_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5532774/original/080349200_1773682287-ITSEC.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3983388/original/074926000_1648974831-000_327H9HJ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4388091/original/073839000_1681019533-IMG_8487.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5178916/original/077732200_1743422473-WhatsApp_Image_2025-03-31_at_11.27.35__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2247529/original/092815000_1528777620-20180611-Doa-malam-Lailatul-Qadar-di-Yerusalem-afp-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529430/original/090616400_1773341833-Pantai_Serang.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4107439/original/016257600_1659334506-290971405_760433481667114_1513570325309335504_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5457761/original/067285900_1767049561-Redmagic_11_Pro_02.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507622/original/094965800_1771504770-pexels-thirdman-7956565.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5304456/original/081102000_1754273101-Gemini_Generated_Image_dadjkjdadjkjdadj.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2820929/original/054084500_1559368646-Tol-Palimanan-Padat-Merayap6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519665/original/044511200_1772592972-unnamed__44_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5013589/original/069991600_1732075246-tips-sembuh-dari-gerd.jpg)




























