Nintendo Switch 2 Segera Rilis, Ini Bocoran Harga dan Tanggal Peluncuran

1 day ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Nintendo dikabarkan akan segera mengungkap detail terbaru mengenai konsol penerus Switch pada hari Rabu (2/4/2025) ini. Para investor dan penggemar game tengah menantikan informasi penting terkait harga dan jadwal peluncuran perangkat yang digadang-gadang akan mempertahankan popularitas pendahulunya.

Melansir Reuters, para analis memperkirakan transisi ke Switch 2 akan berjalan mulus. Perusahaan asal Kyoto ini diprediksi akan tetap mempertahankan bentuk dan fungsi pendahulunya yang populer.

Sejak diluncurkan pada 2017 lalu, Nintendo Switch telah terjual lebih dari 150 juta unit di seluruh dunia. Keberhasilan ini didukung oleh pembaruan perangkat keras serta deretan game eksklusif populer seperti "Super Mario" dan "The Legend of Zelda" yang terus menarik minat pemain.

Menurut prediksi analis Atul Goyal, Nintendo Switch 2 kemungkinan akan dibanderol dengan harga antara US$399 hingga US$499 atau setara dengan Rp6,6 juta hingga Rp8,2 juta (asumsi kurs Rp16.560/US$). Dia juga memprediksi Nintendo Switch 2 akan rilis pada bulan Mei hingga Juni 2025 mendatang.

"Begitu Switch 2 mulai dijual, kami yakin kekuatan permintaan akan terlihat jelas," tulis Goyal dalam catatan klien.

Sebagai perbandingan, Switch generasi pertama dirilis pada Maret 2017 lalu dengan harga US$299,99 dan sukses besar di pasaran. Konsol tersebut bahkan berhasil membalikkan nasib Nintendo setelah kegagalan Wii U.

Faktor-Faktor Kunci dalam Peluncuran Switch 2

Acara Nintendo Direct mendatang akan menjadi momen penting bagi perusahaan untuk mengungkap rincian lengkap Switch 2. Para investor juga menyoroti daftar permainan yang akan hadir di konsol ini, karena faktor tersebut dinilai krusial dalam mendorong minat konsumen untuk beralih ke perangkat baru.

Analis Goldman Sachs, Minami Munakata memperkirakan Nintendo akan menargetkan pengiriman lebih dari 10 juta unit pada tahun pertama.

Namun, peluncuran ini terjadi di tengah situasi ekonomi global yang menantang, termasuk ketegangan perdagangan yang meningkat. Presiden AS, Donald Trump telah memberlakukan tarif tambahan yang dapat mempengaruhi rantai pasokan industri game.

Meski demikian, tren industri saat ini menunjukkan adanya perubahan ke arah model langganan dan kompatibilitas mundur, yang dinilai dapat membantu memperlancar transisi ke perangkat baru.

Lantas, bagaimana Dampaknya bagi Saham Nintendo?

Saham Nintendo sempat mencapai titik tertinggi pada Februari lalu dan naik lebih dari 10% sejak awal tahun. Namun, beberapa analis meragukan apakah Switch 2 akan cukup besar untuk mendongkrak harga saham lebih jauh.

"Kami tidak yakin perangkat baru ini akan cukup signifikan untuk membenarkan valuasi saham Nintendo saat ini," kata Amir Anvarzadeh, ahli strategi pasar di Asymmetric Advisors dalam sebuah catatan.


(mij/mij)

Saksikan video di bawah ini:

Video: Kesiapan Jaringan Telekomunikasi Hadapi Libur Idulfitri 2025

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |