Paper Chain Expo 2026 Dorong Transformasi Teknologi Industri Pulp dan Kertas

20 hours ago 8

loading...

Ketua Umum Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) Suhendra Wiriadinata. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Indonesia International Paper Chain Industry Expo (IIPCIE) 2026 atau Paper Chain Expo 2026 akan mempertemukan pelaku industri pulp, kertas, dan kemasan dari Indonesia serta mancanegara untuk mendorong adopsi teknologi, efisiensi produksi, dan peluang kerja sama bisnis. Pameran tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27-29 Agustus 2026 di Hall A3 Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta.

"Industri pulp dan kertas Indonesia memiliki fondasi yang kuat. Ke depan, daya saing akan semakin ditentukan oleh adopsi teknologi, efisiensi, dan proses produksi yang berkelanjutan. IIPCIE 2026 ini diharapkan menjadi ruang untuk melihat perkembangan teknologi sekaligus membangun kolaborasi bagi kemajuan industri ke depan," ujar Ketua Umum Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) Suhendra Wiriadinata seperti dikutip pada Sabtu (22/8/2026).

Baca Juga: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Apindo Deteksi Masalah di Hulu

IIPCIE 2026 diselenggarakan China National Chemical Information Center (CNCIC) bekerja sama dengan APKI dengan mempertemukan produsen, penyedia teknologi, pelaku usaha, pemerintah, dan mitra industri. Pameran tersebut juga digelar bersamaan dengan World Expo of Packaging Industry Southeast Asia (WEPSEA) 2026, Pack Plus Indonesia, dan Bakery ASEAN untuk memperluas peluang kolaborasi lintas sektor.

Dari sisi industri hilir, WEPSEA 2026 menghadirkan pelaku usaha dari berbagai segmen kemasan, seperti kemasan bergelombang, karton lipat, percetakan digital, kertas khusus, kemasan pangan, teknologi pengubahan bentuk, serta berbagai solusi aplikasi kemasan. Ajang tersebut juga menjadi sarana bagi pelaku industri untuk melihat perkembangan kebutuhan pasar, inovasi teknologi, dan tren keberlanjutan di Asia Tenggara.

Selama tiga hari, pengunjung dapat melihat berbagai teknologi dan solusi industri, mulai dari mesin dan peralatan produksi, bahan baku dan bahan kimia, otomasi, teknologi pengemasan, efisiensi energi, hingga pengelolaan air dan limbah. Perkembangan tersebut dinilai semakin penting seiring tuntutan industri untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi penggunaan sumber daya dan dampak lingkungan.

Selain pameran, IIPCIE 2026 menghadirkan seminar mengenai pemanfaatan serat panjang nonkayu pada 27 Agustus. Pembahasan mencakup potensi serat alternatif sebagai sumber bahan baku pulp dan kertas dari aspek kebijakan, penelitian, teknologi, serta peluang penerapannya di industri guna mendorong diversifikasi dan ketahanan pasokan bahan baku.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Technical Training Session pada 28 Agustus yang membahas teknologi pendukung proses produksi pulp dan kertas. Sesi tersebut akan mengangkat topik peningkatan efisiensi proses, kualitas produksi, pengelolaan sumber daya, serta optimalisasi kinerja operasional.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |