Pengusaha RI Cemas-Desak Pemerintah Buat Skenario Terburuk Perang Iran

4 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah sudah berjalan lebih dari dua pekan. Salah satu aspek yang makin membuat resah pelaku usaha adalah masalah energi. Gangguan pasokan energi global pada akhirnya bisa menekan stabilitas harga bahan bakar di dalam negeri. Kenaikan biaya energi ini kemudian berpotensi menjalar ke berbagai sektor industri.

"Artinya kondisi ini bisa memicu kenaikan harga BBM. Ketika harga BBM naik, maka biaya produksi berbagai industri juga ikut meningkat," kata Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Sarman Simanjorang kepada CNBC Indonesia, Selasa (17/3/2026).

Peningkatan biaya produksi hampir pasti akan berujung pada penyesuaian harga produk di pasar. Situasi tersebut dapat memicu kenaikan harga barang secara luas di tingkat konsumen.

"Kalau biaya produksi naik, otomatis harga-harga di pasar juga akan menyesuaikan. Itu yang kemudian bisa menyumbang inflasi dan menekan daya beli masyarakat," katanya.

Karenanya pemerintah perlu segera menyiapkan berbagai langkah mitigasi sejak dini, mengingat konflik geopolitik sering kali sulit diprediksi kapan akan berakhir.

"Ini sesuatu yang sangat urgent. Pemerintah harus menyiapkan langkah dan skenario terburuk kalau konflik ini berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan," kata Sarman.

Selain energi, ketergantungan Indonesia terhadap berbagai bahan baku impor yang berpotensi terdampak jika jalur logistik global terganggu.

"Industri kita masih banyak yang bergantung pada bahan baku impor, misalnya sektor farmasi, kebutuhan gandum, sampai kedelai untuk perajin tahu dan tempe," ujarnya.

Dampak konflik global tidak hanya dirasakan oleh negara tertentu, tetapi hampir seluruh ekonomi dunia karena keterkaitan rantai pasok internasional.

"Perang seperti ini pasti memberikan dampak terhadap perekonomian global, dan Indonesia juga tidak bisa sepenuhnya terhindar dari efeknya," katanya.

Meski demikian, ia berharap pemerintah dapat menjaga stabilitas ekonomi domestik melalui berbagai kebijakan pengendalian harga dan pasokan.

"Yang paling penting adalah bagaimana pemerintah memastikan stabilitas harga tetap terjaga sehingga daya beli masyarakat tidak terlalu tertekan," ujar Sarman.

(dce)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |