Jakarta, CNBC Indonesia - Persaingan mobil pikap di pasar kendaraan niaga ringan semakin sengit sepanjang awal 2026. Tiga pemain lama, yakni Daihatsu Gran Max Pick Up, Suzuki Carry Pick Up, dan Mitsubishi L300, masih mendominasi, tetapi posisi teratas terus berubah dari bulan ke bulan.
Pada Maret 2026, Gran Max Pick Up kembali memimpin dengan penjualan 2.919 unit. Posisi kedua ditempati Suzuki Carry Pick Up dengan 2.739 unit, sementara Mitsubishi L300 tertinggal cukup jauh di angka 616 unit. Namun, jika mundur sebulan sebelumnya, peta persaingan justru berbeda.
Februari 2026 menjadi bulan "panen" bagi Suzuki Carry. Pikap andalan Suzuki itu melesat jauh dengan penjualan 6.554 unit, mengungguli Gran Max yang mencatat 4.458 unit. Sementara Mitsubishi L300 tetap berada di posisi ketiga dengan 1.099 unit.
Sebelumnya, Januari 2026, Gran Max Pick Up membuka tahun sebagai pemimpin pasar dengan 4.925 unit. L300 berada di posisi kedua dengan 1.061 unit, sedangkan Carry justru turun ke posisi ketiga dengan 657 unit.
Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, tren kenaikan terlihat cukup jelas. Pada Maret 2025, Gran Max Pick Up hanya mencatat 2.581 unit, Suzuki New Carry 1.507 unit, dan Mitsubishi L300 1.004 unit. Artinya, Gran Max dan Carry sama-sama menunjukkan peningkatan signifikan dalam setahun terakhir, sementara L300 cenderung stagnan.
Dari sisi pabrikan, Deputy to 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales Dony Saputra mengakui, salah satu penggerak penjualan ialah program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Pada sisi lain, salah satu produk kami yaitu New Carry turut memenuhi kebutuhan transportasi logistik pada program MBG. Secara volume cukup baik dan bisa menstabilkan penjualan Suzuki secara keseluruhan," jelas Dony beberapa waktu lalu.
Sementara itu, Marketing and Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Tri Mulyono mengaku belum dapat memastikan korelasi langsung antara program tersebut dengan peningkatan penjualan.
"Tetapi kami terus terang tidak bisa mengidentifikasi apakah memang ini dipicu juga oleh MBG," jelas Tri.
Dari sisi produk, ketiganya bermain di segmen yang mirip namun dengan karakter berbeda.
Gran Max Pick Up mengandalkan mesin 1.5L 2NR-VE Dual VVT-i dengan tenaga sekitar 97 PS. Kendaraan ini diproduksi oleh AstraDaihatsu Motor di Indonesia dan dikenal karena bak luas serta opsi blind van yang fleksibel. Harga Gran Max Pick Up saat ini berada di kisaran Rp 160 jutaan hingga Rp 180 jutaan, tergantung varian.
Suzuki Carry Pick Up mengusung mesin 1.5L K15B-C yang juga menghasilkan tenaga sekitar 97 PS, namun dengan fokus pada efisiensi bahan bakar dan daya angkut. Diproduksi oleh Suzuki Indomobil Motor, Carry dikenal dengan dimensi bak yang panjang dan radius putar kecil. Harga jualnya berkisar Rp 170 jutaan sampai Rp 190 jutaan.
Sementara itu, Mitsubishi L300 tetap mempertahankan basis diesel dengan mesin 2.2L 4N14 yang lebih bertenaga, sekitar 99 PS dengan torsi besar. Diproduksi oleh Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia, L300 unggul dalam daya tahan dan kemampuan angkut berat. Namun, harganya relatif lebih tinggi, berada di kisaran Rp 220 jutaan hingga Rp 230 jutaan.
Meski secara tenaga L300 lebih unggul, tren pasar menunjukkan konsumen kini lebih sensitif terhadap harga dan efisiensi. Hal ini terlihat dari dominasi Gran Max dan Carry yang silih berganti memimpin pasar sepanjang kuartal pertama 2026.
Dengan pola penjualan yang fluktuatif, belum ada satu model yang benar-benar mengunci posisi puncak. Persaingan di segmen pikap tampaknya masih akan dinamis, terutama dengan kebutuhan logistik dan UMKM yang terus tumbuh di dalam negeri.
(dce)
Addsource on Google

3 hours ago
1
















































