Liputan6.com, Jakarta - Nama Mohammad Gopi Rizqi kembali mencuri perhatian publik menjelang bulan suci Ramadan 2026. Mantan penggawa tim nasional sepak bola Malaysia ini memutuskan untuk kembali menjajakan minuman dingin sebagai takjil. Keputusan ini datang setelah tahun lalu ia terpaksa berjualan akibat krisis keuangan yang melanda dirinya.
Pria berusia 37 tahun yang menjadi mualaf pada tahun 2019 ini, mengaku banyak menerima pertanyaan dari teman dan penggemar di media sosial mengenai rencana bisnisnya tahun ini. Berbeda dengan motivasi tahun sebelumnya, kali ini Gopi Rizqi berjualan bukan lagi karena desakan ekonomi.
Ia termotivasi oleh antusiasme dan permintaan para penggemarnya yang terus mendorongnya untuk kembali membuka lapak takjil. Pengalaman berjualan tahun lalu, yang sempat menjadi sorotan media, ternyata memberikan kesan mendalam baginya.
Perjalanan Mohammad Gopi Rizqi: Dari Lapangan Hijau ke Bisnis Takjil
Mohammad Gopi Rizqi adalah sosok yang tidak asing di dunia sepak bola Malaysia, pernah membela tim nasional dari tahun 2012 hingga 2015. Setelah mengakhiri karier profesionalnya di lapangan hijau, Gopi Rizqi kini aktif mengelola Benut Junior FC, sebuah akademi sepak bola di Pekan Benut. Akademi ini berfokus pada pengembangan bakat di tingkat akar rumput, melatih pemain berusia 13 hingga 15 tahun, khususnya siswa sekolah di sekitar Pontian.
Namun, di luar aktivitas kepelatihannya, ia juga dikenal dengan sisi wirausahanya, terutama saat bulan Ramadan. Kembalinya Gopi berjualan takjil minuman dingin menjadi bukti adaptasinya dalam menghadapi berbagai fase kehidupan. Transformasi dari atlet profesional menjadi pedagang takjil menunjukkan sisi lain dari seorang mantan bintang sepak bola.
Alasan Berjualan Takjil: Dari Krisis Ekonomi hingga Permintaan Penggemar
Pada Ramadan tahun 2025, nama Gopi Rizqi sempat menjadi berita utama setelah ia banting setir berjualan es. Keputusan tersebut diambil karena ia mengalami kesulitan ekonomi yang parah, lantaran tidak menerima gaji dari klubnya selama delapan bulan. Kondisi tersebut memaksanya berjualan di depan kediamannya di Kampung Api-Api demi menyambung hidup.
Namun, untuk Ramadan 2026 ini, motivasinya telah berubah drastis. Ia menegaskan bahwa ia berjualan bukan lagi karena desakan ekonomi, melainkan demi menuruti permintaan para penggemarnya. Pesan-pesan dukungan dan permintaan dari para penggemar di media sosial telah memotivasi Gopi untuk kembali berjualan takjil.
Antusiasme tersebut menunjukkan betapa besar dukungan yang diterima Gopi dari masyarakat. Hal ini membuktikan bahwa dedikasi dan kegigihan seseorang dapat menginspirasi banyak orang.
Inovasi Menu Takjil dan Dampak Liputan Media
Pengalaman berjualan takjil pada tahun sebelumnya memberikan pelajaran berharga bagi Mohammad Gopi Rizqi. Berkat liputan media yang luas, omzet penjualannya melonjak tajam, dari yang semula hanya 30 bungkus menjadi lebih dari 150 bungkus per hari. Ini menunjukkan kekuatan media dalam membantu UMKM dan individu dalam mengembangkan usahanya.
Untuk memanjakan pelanggan di tahun ini, Gopi telah menambah variasi menu minumannya. Kini, ia menawarkan beragam pilihan takjil yang menyegarkan, mulai dari es jagung, es mata kucing, es cincau, hingga kembang tahu. Penambahan variasi menu ini diharapkan dapat menarik lebih banyak pembeli dan memberikan pilihan yang lebih beragam bagi para pencari takjil.
Inovasi dalam menu takjil ini juga menjadi strategi Gopi untuk mempertahankan minat pelanggan. Dengan pilihan yang lebih banyak, ia berharap dapat memenuhi selera berbagai kalangan masyarakat yang mencari minuman segar untuk berbuka puasa.
Jejak Karier Sepak Bola dan Dedikasi untuk Pembinaan Bakat Muda
Sebelum dikenal sebagai penjual takjil, Mohammad Gopi Rizqi memiliki karier sepak bola yang cukup cemerlang di Malaysia. Ia pernah bermain untuk beberapa klub besar seperti Pahang (2010-2015), Selangor (2016), JDT (2017-2018), Melaka United (2018), PDRM (2019), dan Sri Pahang FC (2020). Ia menyelesaikan kariernya bersama Kuala Lumpur Rovers pada tahun 2025.
Selain aktif di dunia bisnis takjil, Gopi Rizqi juga menunjukkan dedikasinya terhadap pengembangan sepak bola usia muda. Ia saat ini mengelola Benut Junior FC, sebuah akademi sepak bola yang berlokasi di Pekan Benut. Akademi ini fokus pada pembinaan bakat-bakat muda di tingkat akar rumput, khususnya bagi siswa sekolah di sekitar Pontian.
Melalui Benut Junior FC, Gopi Rizqi melatih pemain berusia 13 hingga 15 tahun, menanamkan nilai-nilai sportivitas dan semangat juang. Perannya sebagai pelatih menunjukkan komitmennya untuk terus berkontribusi pada dunia sepak bola, meskipun kini ia juga merambah ke dunia wirausaha.

13 hours ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429232/original/047319400_1618459145-pexels-mentatdgt-1071979.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2248311/original/090358200_1528800308-20180612-Berkah-Ramadan-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516428/original/088542600_1772291520-nussa1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392495/original/027892700_1761464864-1000686326.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5516293/original/057322900_1772274881-ChatGPT_Ramadan_2026_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2220482/original/035724700_1526813013-The_Blue_Mosque_at_night.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516159/original/013522500_1772262056-Gemini_Generated_Image_sdo55ysdo55ysdo5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492008/original/084844100_1770114331-gng_1288879_hires.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515420/original/095320400_1772173991-SAVE_20260227_095307.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5515924/original/093945900_1772230926-IMG_2876.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515280/original/088205300_1772168824-lavicky.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509541/original/095353100_1771729587-Nasi_kuning_rice_cooker.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5515510/original/030308800_1772178655-IMG_8372.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3448555/original/069804000_1620195399-20210505-Ramadhan-Bekasi-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1606355/original/da4eee4c0f11eaa06447a469562bbdd4ommons.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5412025/original/035143700_1763029989-d913a63a-d220-4d22-85ec-545e67ee7246.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515498/original/093226700_1772178025-010411500_1540352808-pf-ake3273-num.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515616/original/022919100_1772182056-Terminal_Jatijajar_Depok.jpg)




























