Selamat Datang Rabiul Awal 1448 H, Bulan Maulid Nabi SAW yang Penuh Rahmat

53 minutes ago 2

loading...

Rabiul Awal (???? ?????) dianggap istimewa karena di bulan ini sosok manusia agung pembawa risalah dilahirkan untuk semesta alam, Nabi Muhammad Shallalahu Alaihi Wassalam. Foto ilustrasi/ist

Hari ini 14 Agustus 2026, umat Islam memasuki bulan Rabiul Awal 1448 Hijriah. Marhaban Ya Syahru Rabiul Awal, selamat datang bulan Rabiul Awal atau bulan Maulid Nabi Shallallahu alaihi wa sallam.

Rabiul Awal (ربیع الأول) dianggap istimewa karena di bulan ini sosok manusia agung pembawa risalah dilahirkan untuk semesta alam. Para ulama memaknai kelahiran Al-Musthofa Sayyidina Muhammad (tanggal 12 Rabiul Awal) sebagai awal diturunkannya berkah dan limpahan rahmat Allah untuk alam semesta.

Tak heran jika muslim di Indonesia menjadikan bulan ini sebagai bulan kegembiraan. Berbagai hajatan digelar untuk menghidupkan Rabiul Awal, bulan ketiga dalam kalender Hijriyah .

Di antaranya berziarah ke makam Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di Masjid Nabawi Madinah. Selain itu menggelar kajian Sirah Nabawi, pembacaan Kitab Maulid seperti Al-Barzanji, Simtud-Duror, ad-Diba', adh-Dhiyaullami, dan lainnya. Semua kegiatan ini dikemas dalam acara Maulid Nabi.

Baca juga: Bukan Sekadar Gambar, Ini Alasan Memvisualisasikan Nabi Muhammad SAW Dilarang dalam Islam

Peristiwa di Bulan Rabiul Awal

Disebutkan dalam riwayat Imam Ath-Thabari, Al-Baihaqi, ada beberapa peristiwa bersejarah ketika Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam dilahirkan di bulan Rabiul Awal. Di antaranya:

1. Runtuhnya 14 balkon istana kekaisaran.
2. Padamnya api yang sekian lama disembah kaum Majusi.
3. Hancurnya gereja-gereja di sekitar Danau Saawah setelah airnya menyusut.

Di bulan Rabiul Awal ini juga diturunkan wahyu pertama kepada Rasulullah berupa ru'ya al-Shodiqoh (mimpi yang benar). Para ulama sepakat bahwa peristiwa turunnya wahyu pertama tepat saat Nabi berusia 40 tahun, dan ini terjadi pada bulan Rabiul Awal.

Anjuran Menghidupkan Selawat

Bulan Rabiul Awal 1448 H menjadi momen untuk menghidupkan Selawat Nabi. Setiap muslim hendaknya mengisi bulan ini dengan mempelajari kisah-kisah Nabi melalui Sirah beliau.

Sebagai bentuk penghormatan kita kepada Baginda Rasulullah, sepantasnya kita memperbanyak Sholawat kepada Beliau. Apalagi Sholawat yang dibaca pada Hari Jumat akan diperlihatkan kepada beliau.

Dari Umamah radhiyallahu 'anhu bahwasanya Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |