Studi Temukan Camilan yang Bisa Cegah Mati Muda karena Sakit Jantung

1 hour ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah penelitian terbaru menemukan, kebiasaan mengkonsumsi kacang-kacangan secara rutin berpotensi menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung. Temuan ini memperkuat sejumlah riset sebelumnya yang menunjukkan kacang memiliki manfaat penting bagi kesehatan jantung.

Melansir Eating Well, para peneliti dalam penelitian ini tidak mengelompokkan semua jenis kacang menjadi satu kategori. Mereka menganalisis total konsumsi kacang yang mencakup kacang tanah dan selai kacang, serta kacang pohon seperti almond, kacang mete, dan walnut secara terpisah untuk melihat apakah ada perbedaan dampaknya.

Penelitian dilakukan oleh tim dari School of Public Health di Loma Linda University dengan menggunakan data dari Adventist Health Study-2, sebuah studi kesehatan jangka panjang yang dikelola universitas tersebut.

Analisis ini melibatkan lebih dari 80.000 orang dewasa dari Amerika Serikat dan Kanada. Para peserta mengisi kuesioner detail tentang pola makan mereka, lalu dipantau selama lebih dari satu dekade untuk melihat kaitan antara pola makan dan risiko penyakit jantung.

Kelompok peserta dalam penelitian ini cukup beragam, terdiri dari orang kulit hitam dan kulit putih, serta mencakup berbagai pola makan, mulai dari vegetarian hingga pemakan daging. Hal ini memungkinkan peneliti melihat lebih luas bagaimana pola konsumsi kacang berkaitan dengan kesehatan jantung.

Orang yang paling sering mengonsumsi kacang umumnya memiliki gaya hidup yang lebih sehat. Mereka cenderung lebih aktif berolahraga, lebih jarang merokok, lebih sedikit mengonsumsi alkohol, serta lebih banyak makan buah, sayur, dan biji-bijian utuh. Peneliti telah memperhitungkan faktor gaya hidup ini dalam analisis mereka.

Ketika peneliti membandingkan kelompok yang paling banyak makan kacang dengan yang paling jarang, ditemukan konsumsi kacang yang lebih tinggi berkaitan dengan:

  • Risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular 14% lebih rendah
  • Risiko kematian akibat penyakit jantung iskemik 19% lebih rendah

Jenis kacang tertentu juga menunjukkan manfaat yang lebih menonjol. Konsumsi kacang pohon seperti almond, mete, dan walnut dikaitkan dengan:

  • Risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular 17% lebih rendah
  • Risiko kematian akibat penyakit jantung iskemik 27% lebih rendah

Meski demikian, peneliti menekankan baik kacang tanah maupun kacang pohon tetap memberikan manfaat bagi kesehatan jantung.

Implikasi dalam Kehidupan Sehari-hari

Peneliti menyebut seseorang tidak perlu mengubah pola makan secara drastis untuk memperoleh manfaat tersebut. Bahkan konsumsi kacang dalam jumlah kecil pun sudah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung.

Manfaat terbesar terlihat ketika kacang digunakan sebagai pengganti makanan yang kurang sehat bagi jantung, seperti daging merah atau daging olahan.

Meski penurunan risiko yang ditemukan terlihat kecil secara persentase, dampaknya bisa signifikan karena penyakit jantung sangat umum terjadi. Dalam populasi besar, penurunan risiko sebesar 14% dapat berarti lebih sedikit kematian akibat penyakit jantung.

Sebagai panduan, segenggam kecil kacang atau sekitar 28 gram yang dikonsumsi beberapa kali dalam seminggu sudah dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Disarankan memilih kacang tanpa garam atau dengan sedikit garam, serta mengonsumsi berbagai jenis kacang untuk memperoleh manfaat nutrisi yang lebih beragam.

Para ahli menekankan kacang bukanlah solusi tunggal untuk mencegah penyakit jantung. Namun sebagai bagian dari pola makan seimbang, mengganti sebagian konsumsi daging merah atau daging olahan dengan kacang dapat membantu meningkatkan asupan lemak sehat dan serat yang baik untuk kesehatan jantung.

(hsy/hsy)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |