Jakarta, CNBC Indonesia - Perang antara Amerika Serikat-Israel dan Iran makin panas. Bahkan saling terbar ancaman pun terjadi.
Presiden AS Donald Trump mengultimatum dalam 48 jam jika Iran tidak segera membuka selat Hormuz. Begitu juga Iran mengancam balik AS. Selain itu negara-negara teluk lainnya pun ikut panas dengan adanya serangkaian serangan.
Berikut 10 perkembangan terkini dalam perang di Timur Tengah:
1. Ledakan Baru di Yerusalem
Ledakan terdengar dan sirene serangan udara berbunyi di Yerusalem pada hari Minggu, mengutip AFP (22/3/2026), setelah militer Israel memperingatkan adanya serangan rudal dari Iran. Layanan medis darurat Magen David Adom Israel mengatakan setelah peringatan pertama bahwa tidak ada laporan langsung tentang korban jiwa.
2. Iran menargetkan pangkalan Baghdad
Kantor berita resmi Iran, IRNA, mengatakan pada hari Minggu bahwa serangan drone menargetkan pangkalan militer di dekat Bandara Internasional Baghdad.
"Pangkalan militer, yang terletak di dekat Bandara Internasional Baghdad, kembali menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak," tulis IRNA, merujuk pada kompleks yang pernah digunakan oleh militer AS dikutip dari AFP pada Minggu (22/3/2026).
3. Rudal menargetkan Arab Saudi dan UEA
Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengatakan pada hari Minggu (22/3/2026) bahwa tiga rudal balistik terdeteksi di sekitar ibu kota Riyadh, sementara kementerian pertahanan UEA mengatakan pihaknya menanggapi serangan rudal dan pesawat tak berawak Iran.
4. Kecelakaan helikopter Qatar
Tim penyelamat sedang mencari awak dan penumpang helikopter militer Qatar yang jatuh di perairan negara Teluk tersebut setelah "kerusakan teknis," kata pemerintah pada Minggu pagi.
Meskipun Qatar telah menjadi sasaran beberapa serangan sejak dimulainya perang Timur Tengah, belum ada hubungan yang dibuat antara helikopter ini dan konflik yang dipicu oleh serangan AS-Israel terhadap Iran.
Foto: Azran David berjalan di dalam rumahnya yang rusak setelah malam serangan rudal Iran yang melukai puluhan warga Israel, di tengah konflik AS-Israel dengan Iran, di Dimona, Israel selatan, 22 Maret 2026. (REUTERS/Ronen Zvulun)
Azran David berjalan di dalam rumahnya yang rusak setelah malam serangan rudal Iran yang melukai puluhan warga Israel, di tengah konflik AS-Israel dengan Iran, di Dimona, Israel selatan, 22 Maret 2026. (REUTERS/Ronen Zvulun)
5. Israel menyerang Teheran
Militer Israel mengatakan pasukannya melancarkan gelombang serangan terhadap Teheran pada Minggu pagi, beberapa jam setelah tembakan rudal Iran menghantam dua kota di Israel selatan.
Pasukan Israel "saat ini sedang melakukan serangan terhadap target rezim teror Iran di jantung Teheran", demikian pernyataan tersebut.
6. Batas waktu 48 jam untuk Selat Hormuz
Presiden AS Donald Trump memberi Iran batas waktu 48 jam untuk membuka Selat Hormuz bagi lalu lintas pelayaran atau menghadapi penghancuran infrastruktur energinya.
"Jika Iran tidak SEPENUHNYA MEMBUKA, TANPA ANCAMAN, Selat Hormuz, dalam waktu 48 JAM dari saat ini, Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai PLTU mereka, DIMULAI DENGAN YANG TERBESAR TERLEBIH DAHULU!" tulis Trump di platform Truth Social miliknya pada Sabtu (21/3/2026).
7. Iran bersumpah akan membalas
Setelah ultimatum Presiden AS Donald Trump, militer Iran mengatakan akan membalas dengan menargetkan "semua infrastruktur energi, teknologi informasi, dan desalinasi milik AS dan rezim di kawasan tersebut".
8. Kota-kota Israel Terkena Serangan
Serangan rudal Iran terhadap dua kota di selatan Israel melukai lebih dari 100 orang setelah sistem pertahanan udara Israel gagal mencegat proyektil tersebut.
Petugas pertolongan pertama mengatakan 84 orang terluka di kota Arad, 10 di antaranya luka serius, beberapa jam setelah 33 orang terluka di Dimona yang berdekatan.
Televisi pemerintah Iran mengatakan serangan rudal terhadap Dimona, yang menampung fasilitas nuklir, adalah "tanggapan" terhadap serangan sebelumnya terhadap situs nuklir mereka sendiri di Natanz.
9. UEA Menjadi Sasaran Setelah Peringatan tentang Pulau-pulau
Uni Emirat Arab mengatakan pihaknya menghadapi serangan udara dari Iran setelah republik Islam tersebut memperingatkan negara tetangganya agar tidak mengizinkan serangan dari pulau-pulau yang diperebutkan di dekat Selat Hormuz yang strategis.
Pulau Abu Musa dan Greater Tunb, yang dikendalikan oleh Iran tetapi diklaim oleh UEA, telah lama menjadi sumber perselisihan antara kedua negara.
(ras/wur)
Addsource on Google

2 hours ago
2
















































