Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama PT Freeport Indonesia Tony Wenas mengatakan bahwa Freeport akan memulai kembali produksi di tambang Grasberg Block Cave dalam 2-3 minggu ke depan.
"Dalam 2-3 minggu ke depan kita akan mulai produksi di production block 2 dan 3, lalu secara bertahap kita lakukan ramp up," ujar Tony kepada awak media dalam acara open house Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Sabtu (21/3/2026).
Sementara pengembangan berikutnya, produksi di production block 1 Grasberg Block Cave direncanakan baru akan dimulai pada tahun depan.
Tony Wenas membeberkan target produksi Freeport Indonesia mencapai 1,1 miliar pound tembaga dan 800 ribu ounces emas pada 2026.
Foto: Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo melihat langsung proses dan aktivitas penambangan bawah tanah yang terletak di Grasberg Block Cave (GBC) underground, Kabupaten Mimika. Presiden dan rombongan tiba di lokasi tersebut pada Kamis, 1 September 2022 sekitar pukul 11.15 Waktu Indonesia Timur (WIT). (Dok: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo melihat langsung proses dan aktivitas penambangan bawah tanah yang terletak di Grasberg Block Cave (GBC) underground, Kabupaten Mimika. Presiden dan rombongan tiba di lokasi tersebut pada Kamis, 1 September 2022 sekitar pukul 11.15 Waktu Indonesia Timur (WIT). (Dok: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Namun dirinya tidak memungkiri bahwa gejolak dunia yang terjadi akibat perang di Timur Tengah juga memberikan dampak kepada perusahaan, misalnya fluktuasi harga komoditas global hingga potensi kenaikan biaya operasional.
Walaupun demikian, Tony menegaskan perusahaan lebih fokus pada aspek produksi.
"Kalau harga (komoditas global yang meningkat) itu kita tidak bisa kendalikan. Yang bisa kita kendalikan adalah produksi dan operasional," katanya.
(ras/wur)
Addsource on Google

2 hours ago
2
















































