Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dinobatkan menjadi Bank of The Year 2025 di Indonesia oleh The Banker, media keuangan global yang berada di bawah naungan Financial Times Group. Capaian BRI ini sekaligus menempatkan perseroan sejajar dengan sejumlah institusi keuangan terkemuka dunia, mulai dari Bank of China (Hong Kong), DBS (Singapura), Nomura Bank (Jepang), Crédit Agricole (Prancis), hingga Commerzbank (Jerman).
Dalam rilis resminya, The Banker menyampaikan para pemenang tahun ini diakui atas kekuatan finansial, kejelasan arah strategi, kemajuan teknologi, serta komitmen mereka kepada nasabah dan komunitas. Para pemenang juga dinilai mampu merespons tantangan ekonomi dan menjalankan tanggung jawab sosial di negara masing-masing.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan keberhasilan perusahaan masuk dalam jajaran daftar Bank of The Year 2025 ini didedikasikan kepada seluruh nasabah setia BRI dan Insan Brilian (karyawan BRI) yang telah memberikan kontribusi terbaiknya.
"Penghargaan ini menjadi penegasan bahwa arah baru transformasi yang dijalankan BRI berada di jalur yang tepat dan diakui industri keuangan global. Di tengah akselerasi transformasi BRIVolution Reignite, BRI akan tetap berpijak pada DNA kerakyatannya dengan hadir untuk melayani, memberdayakan, dan menumbuhkan ekonomi masyarakat dari akar rumput," ungkap Hery dalam keterangan resmi, Rabu (21/1/2026).
Dia menambahkan transformasi bagi BRI bukanlah meninggalkan jati diri, melainkan memperkuat peran sebagai bank yang tumbuh bersama rakyat dan menggerakkan UMKM. BRI juga membuka akses pembiayaan yang lebih adil, serta menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.
Penilaian The Banker dilakukan melalui metrik kuantitatif dan kualitatif, termasuk inisiatif strategis, inovasi teknologi, pengembangan produk, hingga implementasi prinsip keberlanjutan dan inklusi keuangan. Secara khusus, The Banker mengapresiasi arah baru transformasi BRI yang dinamakan BRIVolution Reignite.
"Transformasi BRI yang berfokus pada penguatan dana murah (Current Account Saving Account/CASA) serta perbaikan kualitas kredit memberikan dampak positif terhadap kinerja. Hal ini secara langsung memperkuat stabilitas pendanaan perseroan sekaligus menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan kredit yang sehat dan berkelanjutan," tulis The Banker.
Selain itu, The Banker juga membahas terkait komitmen BRI dalam menjalankan prinsip sustainable finance. BRI dinilai menonjol melalui penerbitan sustainable social bond senilai Rp5 triliun (US$ 299 juta) pada Juni 2025 sebagai tahap pertama dari penawaran umum berkelanjutan senilai Rp20 triliun yang selaras dengan peta jalan ESG. Obligasi ini mencatat oversubscription 1,31 kali dengan total komitmen investor Rp6,57 triliun.
Dana hasil penawaran umum obligasi tersebut dialokasikan untuk proyek-proyek berdampak sosial seperti infrastruktur dasar, perumahan, penciptaan lapangan kerja, ketahanan pangan, dan pembiayaan usaha mikro. Selanjutnya, di bidang teknologi, BRI juga diapreasiasi berkat BRIBrain berbasis AI yang memudahkan tim pemasaran dalam mengakses dan menggunakan informasi perbankan. Lebih jauh, dalam pemanfaatan AI, BRI pun mengembangkan BRImo Voice Assistant sebagai fitur conversational banking dalam aplikasi mobile banking, serta inisiatif BRIAPI.
(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]

2 hours ago
1
















































