Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bakrie Capital Indonesia memborong 464.516.000 saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) pada hari ini, Rabu (15/4/2026)
Transaksi yang dilakukan di harga Rp 250 itu membuat kepemilikan Bakrie naik dari 6% menjadi 6,73% atau 4.287.135.800 unit.
Seiring dengan aksi beli tersebut, saham BIPI mengalami koreksi 1,45% per pukul 15.00 WIB ke level 272. Akan tetapi dalam lima hari terakhir saham BIPI sudah naik 15,38% dan sepanjang tahun berjalan sudah terbang 193,48%.
Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada 31 Maret 2026 penerima manfaat akhir BIPI adalah Halim Jusuf. Dia mengendalikan BIPI melalui PT Indotambang Perkasa yang menggenggam 19,39% saham.
Selain itu ada pula CGS-CIMB Securities yang tercatat sebagai pemegang 12,7% saham.
Adapun belum lama ini perusahaan mengakuisisi dua perusahaan, yakni PT Indoplas Makmur Lestari dan PT Mahareksa Kapital Indonesia untuk merambah bisnis pengelolaan sampah menjadi energi atau waste to energy (WTE).
Kedua perusahaan tersebut merupakan bagian dari PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA). "Manajemen Perseroan meyakini bahwa transaksi ini memberikan nilai strategis serta sejalan dengan arah pengembangan usaha Perseroan," tulis manajemen melalui keterbukaan informasi, dikutip Rabu (15/4/2026).
Hal tersebut selaras dengan rencana perusahaan yang disampaikan akhir tahun lalu, yakni akan mulai menjalankan proyek WTE pada 2026 dengan nilai US$300 juta sampai US$350 juta.
(mkh/mkh)
Addsource on Google

1 hour ago
2
















































