Bertemu Prabowo, Luhut Ungkap Soal Bahaya Lonjakan Harga Energi

5 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Dewan Ekonomian Nasional (DEN)Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara. Dalam pertemuan itu, Luhut menyiapkan skenario usulan kebijakan untuk mengantisipasi kemelut global yang berkepanjangan.

Dalam instagram resminya @luhut.pandjaitan menyampaikan, bahwa dalam tiga bulan ke depan, pertumbuhan dan aktivitas ekonomi Indonesia sejatinya masih berada dalam posisi terjaga.

Namun, pihaknya telah menyiapkan skenario usulan kebijakan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan. "Terutama jika konflik global ini berlangsung lebih lama dari yang kita perkirakan. Salah satu yang kami cermati adalah lonjakan harga energi," terang Luhut, dikutip Rabu (22/4/2026).

Bukan hanya soal harga minyak mentahnya, kata Luhut, yang menjadi sorotan juga adalah "gap" harga antara minyak mentah dan produk BBM yang membesar.

"Selain energi, kami juga mencermati gangguan rantai pasok komoditas strategis lainnya; seperti sulfur yang krusial bagi hilirisasi nikel dan baterai kendaraan listrik," ujarnya.

Namun Luhut memastikan, terlepas dari situasi yang berlangsung saat ini, berbagai simulasi yang dilakukan menunjukkan kondisi ekonomi dan APBN masih dapat dikendalikan.

Di mana, defisit APBN akan dijaga di bawah 3% melalui efisiensi belanja yang ketat, dibantu dengan tambahan penerimaan dari komoditas ekspor seperti batu bara dan sawit. "Aktivitas ekonomi dijaga melalui percepatan deregulasi sebagai bentuk stimulus non fiskal bagi dunia usaha. Saya sampaikan kepada Presiden bahwa hambatan struktural di lapangan harus diselesaikan agar perizinan lebih sederhana dan dunia usaha tetap memiliki kepastian untuk bergerak," tegas Luhut.

Oleh karena itu, ia melihat ada momentum yang perlu diambil di tengah situasi sulit seperti ini. Yakni melakukan percepatan dalam transformasi digital (GovTech), serta mendorong pembangunan Indonesia Financial Center.

"Mengingat kita perlu bersiap mengambil alih pergeseran arus modal global. Dengan langkah terukur dan kolaborasi yang solid, diharapkan Indonesia tidak hanya mampu menjaga stabilitas, tetapi juga mengambil kesempatan untuk melakukan lompatan kemajuan," jelas Luhut.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |