Boro-Boro Kiamat, Kapasitas PLTU Batu Bara Dunia Masih Melejit di 2024

19 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbasis batu bara di dunia naik sebesar 18,8 Giga Watt (GW) pada 2024.

Melansir Reuters, Kamis (03/04/2025), meskipun terjadi lonjakan rekor dalam energi terbarukan, 44 GW PLTU baru telah diresmikan oleh 12 negara pada tahun lalu.

Berdasarkan laporan pelacak pembangkit listrik tenaga batu bara GEM, angka tersebut lebih tinggi dari 25,2 GW penghentian operasi PLTU.

Berkapasitas total 2.143 GW, kapasitas pembangkit listrik tenaga batu bara global sekarang 13% lebih tinggi daripada saat perjanjian iklim Paris ditandatangani hampir satu dekade lalu.

Meskipun telah berjanji untuk mengendalikan kapasitas batu bara baru, China memasang tambahan 30,5 GW untuk beroperasi tahun lalu, lebih dari 70% dari total dunia. Namun jumlah tersebut lebih kecil dibandingkan dengan 47,4 GW yang ditambahkan China pada tahun 2023.

Researcher program Coal Plant Tracker GEM, Christine Shearer, menjelaskan bahwa pembangunan PLTU baru di China merupakan yang tertinggi dalam satu dekade terakhir.

"Kepentingan batu bara Tiongkok terus mengejar dan membangun pembangkit batubara baru, yang dimungkinkan oleh lemahnya penegakan pedoman dan janji pemerintah sendiri," ujar Christine, dikutip dari Reuters, Kamis (03/04/2025).

GEM memperingatkan bahwa beberapa negara, termasuk AS, menunda rencana untuk menghentikan pembangkit lama.

"Penundaan penghentian operasi terjadi terutama di negara-negara yang tidak membangun energi bersih yang cukup untuk menutupi penghentian operasi," kata Shearer.

Energi terbarukan tumbuh 585 GW tahun lalu, naik 15% sejak 2023 dan mencapai 92,5% dari semua penambahan kapasitas global.

Namun, energi terbarukan perlu tumbuh 16,6% per tahun selama sisa dekade ini untuk memenuhi target 2030 untuk melipatgandakan kapasitas.


(wia)

Saksikan video di bawah ini:

Video: Jurus PLN Hadapi Potensi Beban Turun 30% Saat Lebaran

Next Article Bahlil Sebut Pensiun Dini PLTU Dikaji Lagi, Ada Apa?

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |