Bursa Asia Dibuka Melemah, Investor Pantau Ketat Update Timur Tengah

3 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar saham Asia-Pasifik dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (22/4/2026), karena meningkatnya kekhawatiran bahwa konflik Timur Tengah dapat berlarut-larut, setelah Presiden Donald Trump memperpanjang gencatan senjata AS di Iran.

"Berdasarkan fakta bahwa Pemerintah Iran sangat terpecah belah, yang tidak mengejutkan, dan atas permintaan Marsekal Lapangan Asim Munir, dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif, dari Pakistan, kami telah diminta untuk menunda serangan kami terhadap negara Iran sampai para pemimpin dan perwakilan mereka dapat mengajukan proposal yang terpadu," kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.

Ia menambahkan bahwa gencatan senjata akan diperpanjang sampai Teheran mengajukan proposal atau diskusi selesai, dan bahwa militer AS akan melanjutkan blokade pelabuhan Iran.

Namun, jangka waktunya masih belum pasti. Para negosiator dari Teheran mengatakan mereka tidak akan menghadiri pembicaraan dengan AS, menyebutnya sebagai "buang-buang waktu," lapor media pemerintah Iran pada hari Rabu.

Ketidakpastian tersebut juga menunda perjalanan Wakil Presiden JD Vance untuk bergabung dalam perundingan perdamaian, menurut laporan dari Axios dan The New York Times, yang mengutip pejabat AS yang mengetahui situasi tersebut.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate naik 0,80% menjadi $90,39 per barel pada pukul 20:01 ET. Minyak mentah Brent naik 0,77% menjadi $99,24 per barel.

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,41%, sementara Topix turun 0,67%. Ekspor Jepang meningkat untuk bulan ketujuh berturut-turut, mencatatkan surplus perdagangan sebesar 667 miliar yen ($4,18 miliar) pada bulan Maret, dibandingkan dengan perkiraan surplus sebesar 1,1 triliun yen, menurut data dari Reuters. Fokus juga akan tertuju pada pertemuan kebijakan Bank Sentral Jepang minggu depan.

Indeks Kospi Korea Selatan naik tipis 0,16% setelah mencapai rekor tertinggi pada hari Selasa, sementara indeks Kosdaq untuk perusahaan berkapitalisasi kecil turun 0,42%. Harga produsen pada bulan Maret tumbuh dengan laju tercepat dalam lebih dari tiga tahun, didukung oleh harga minyak yang lebih tinggi di tengah konflik di Timur Tengah, menurut data bank sentral.

Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,59%.

Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di 26.221, dibandingkan dengan penutupan terakhir indeks di 26.487,48.

Tadi mala, S&P 500 ditutup turun 0,63% pada 7.064,01, sementara Nasdaq Composite turun 0,59% pada 24.259,96. Dow Jones Industrial Average turun 293,18 poin, atau 0,59%, untuk berakhir pada 49.149,38.

(fsd/fsd)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |