Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
07 June 2026 12:00
Jakarta, CNBC Indonesia - Perceraian adalah sesuatu yang dihindari dari setiap pernikahan, namun juga sering terjadi. Banyak yang bilang awal mula perceraian bermula di lokasi kerja.
Aktuaris memiliki tingkat perceraian terendah di Amerika Serikat, yaitu 14,2%. Di sisi lain, beberapa pekerjaan melaporkan tingkat perceraian mendekati 48%, menyoroti kesenjangan yang mencolok di seluruh angkatan kerja AS.
Menggunakan data Survei Komunitas Amerika yang dikumpulkan oleh FlowingData, memberi peringkat pekerjaan dengan tingkat perceraian tertinggi dan terendah di antara lebih dari 500 pekerjaan.
Salah satu temuan yang paling mengejutkan dari peringkat tersebut adalah bahwa pekerjaan di bidang perawatan kesehatan muncul di kedua sisi. Dokter, dokter gigi, dan terapis fisik termasuk di antara pekerjaan dengan tingkat perceraian terendah di Amerika, sementara asisten perawatan kesehatan rumahan, asisten psikiatri, dan perawat praktis termasuk di antara yang tertinggi.
Kontras ini menunjukkan bahwa jadwal, kondisi kerja, dan struktur pekerjaan mungkin memainkan peran yang lebih besar daripada industri saja.
Pekerjaan dengan tingkat perceraian terendah di Amerika sangat mirip. Sebagian besar membutuhkan pendidikan lanjutan bertahun-tahun, lisensi profesional, atau keahlian teknis khusus.
Pendidikan tampaknya menjadi salah satu faktor. Penelitian berbasis sensus menunjukkan bahwa tingkat perceraian umumnya menurun seiring dengan meningkatnya tingkat pendidikan.
Individu yang hanya memiliki ijazah SMA mengalami tingkat perceraian 38,8%, dibandingkan dengan 30,1% untuk mereka yang memiliki gelar diploma dan 25,9% untuk mereka yang memiliki setidaknya gelar sarjana.
Yang perlu diperhatikan, pekerjaan dengan tingkat perceraian terendah di Amerika tidak hanya mencakup pekerja berpenghasilan tinggi seperti dokter dan dokter gigi, tetapi juga pendeta, salah satu dari sedikit profesi dengan gaji sedang dalam kelompok tersebut.
Pekerjaan dengan Tingkat Perceraian Tertinggi
Telemarketer, pengemudi bus, bartender, asisten perawatan kesehatan rumahan, asisten psikiatri, pekerja kasino, dan petugas keamanan semuanya termasuk dalam pekerjaan dengan tingkat perceraian tertinggi di Amerika, dengan angka melebihi 45%.
Pekerjaan di ujung peringkat yang berlawanan memiliki serangkaian karakteristik yang berbeda. Banyak yang melibatkan jadwal kerja yang tidak teratur, kerja shift, tanggung jawab yang berhadapan langsung dengan publik, atau kondisi kerja yang menuntut secara emosional.
Jadwal kerja mungkin menjadi bagian dari penjelasannya. Sebuah studi penting yang melibatkan lebih dari 3.400 pasangan suami istri menemukan bahwa jadwal kerja yang tidak teratur, seperti shift malam, dikaitkan dengan kemungkinan perpisahan atau perceraian yang jauh lebih tinggi daripada pekerjaan siang hari biasa.
Penelitian lain telah mengaitkan kerja shift malam dengan ketidakstabilan perkawinan dan konflik kerja-keluarga yang lebih besar, terutama bagi orang tua baru.
Salah satu temuan paling mengejutkan dari peringkat ini adalah bahwa pekerjaan di bidang kesehatan muncul di kedua sisi.
Dokter, ahli bedah, dokter gigi, terapis fisik, ahli optometri, dan asisten dokter semuanya termasuk dalam pekerjaan dengan tingkat perceraian terendah di Amerika.
Namun, peran pendukung perawatan kesehatan menceritakan kisah yang sangat berbeda. Asisten perawatan kesehatan di rumah, asisten psikiatri, perawat praktis, petugas ambulans, dan pekerja pendukung perawatan kesehatan lainnya termasuk dalam pekerjaan dengan tingkat perceraian tertinggi.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa kondisi kerja mungkin sama pentingnya dengan industri. Pekerja di bidang kesehatan dapat menghadapi jadwal kerja, tingkat otonomi, persyaratan pendidikan, dan tekanan tempat kerja yang sangat berbeda, bahkan saat melayani populasi pasien yang serupa. Dengan kata lain, dua orang dapat bekerja di bidang perawatan kesehatan dan menghadapi tekanan hubungan yang sama sekali berbeda tergantung pada peran mereka.
Apa yang Diungkapkan oleh Peringkat Ini?
Peringkat tersebut menunjukkan bahwa pekerjaan dan kehidupan keluarga mungkin lebih terhubung daripada yang disadari banyak orang. Meskipun tidak ada profesi yang menentukan keberhasilan pernikahan, faktor-faktor seperti jadwal kerja, tingkat stres, pencapaian pendidikan, dan otonomi kerja tampaknya terkait dengan hasil perceraian yang sangat berbeda.
Perbedaan di bidang perawatan kesehatan mungkin merupakan contoh yang paling jelas. Orang-orang yang bekerja di industri yang sama dapat menghadapi tekanan hubungan yang sama sekali berbeda tergantung pada peran yang mereka pegang.
(ras/luc)
Addsource on Google

2 hours ago
4

















































