Dorong Rupiah Balik ke Rp 15.000/US$, Purbaya Siap Beraksi Minggu Ini

3 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dirinya akan mendorong penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ke level Rp 15.000, dari posisi saat ini masih di atas 17.600.

Purbaya mengaku mulai minggu depan dirinya akan mengambil langkah baru untuk mendorong penguatan nilai mata uang Garuda. Dalam konteks ini, dia juga menyinggung perihal, penerapan kebijakan aturan baru Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) akan mendorong penguatan pada nilai tukar. Seperti diketahui, pemerintah akan menerapkan aturan baru DHE SDA yang berlaku mulai 1 Juni 2026.

"Minggu depan (minggu ini) ada action dari saya terkait nilai tukar. Nanti kalau itu mulai berjalan kan hasil devisanya nggak lari ke mana-mana atau dari ekspor batu bara, ekspor CPO akan tinggal di sini," kata Purbaya kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta Pusat, dikutip Senin (25/5/2026).

Purbaya yakin aturan baru DHE yang segera meluncur pada awal Juni ini akan mendorong penguatan rupiah. Selain aturan DHE, Kementerian Keuangan sebenarnya telah menjalankan program stabilitas rupiah melalui intervensi di pasar obligasi. Kebijakan intervensi ini dilakukan dalam rangka menjaga agar imbal hasil atau yield obligasi tetap stabil di tengah arus keluar modal asing.

"Bond-nya kan turun kan, yield-nya kan turun jadi asing masih banyak masuk juga bareng sama kita. Jadi ketika stabilitas harga obligasi terlihat asing nggak ragu masuk. Jadi itu kita akan jaga ke depan," katanya.

Dari paparan Purbaya, sepanjang minggu lalu, pemerintah tercatat telah melakukan intervensi dengan pembelian SBN di pasar sekunder sekitar Rp 2,2 triliun.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |