Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah terpantau melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) usai rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2026 pada siang ini, Selasa (5/5/2026).
Melansir data Refinitiv, pada pukul 11.15 WIB, rupiah terpantau berada di level Rp17.425/US$ atau terdepresiasi 0,35%.
Pelemahan ini melanjutkan tekanan yang sudah terlihat sejak pembukaan perdagangan pagi tadi, ketika rupiah dibuka melemah 0,09% di level Rp17.380/US$.
Tekanan terhadap rupiah terjadi seiring pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS) yang melaporkan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada kuartal I-2026 sebesar 5,61% secara tahunan (year-on-year/yoy), lebih tinggi dari ekspektasi pasar.
Secara kuartalan, ekonomi Indonesia terkontraksi 0,77% (quarter-to-quarter/qoq).
Sebagai catatan, konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia dari 12 institusi/lembaga sebelumnya memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 sebesar 5,40% yoy. Sementara secara kuartalan, ekonomi diperkirakan terkontraksi 1,0% qoq.
Meski data pertumbuhan ekonomi lebih baik dari ekspektasi, rupiah masih belum mampu keluar dari tekanan.
(evw/evw)
Addsource on Google

1 month ago
15





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4374521/original/081753100_1679993733-ed-us-iXUXMn_-nh8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5153360/original/019704300_1741323094-1741319518672_kata-kata-bijak-lebaran-idul-fitri.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501801/original/034251400_1770956928-unnamed__13_.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526891/original/017501300_1773136600-MIND_ID.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010957/original/017182000_1651214799-20220429-Itikaf-Lailatul-Qadar-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516539/original/036602500_1772325443-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4398538/original/021682500_1681724902-pray-g2e7ab62ad_1280.jpg)