Ikut Half Marathon, Robot China Kalahkan Kecepatan Manusia

11 hours ago 2
Sebuah robot humanoid Unitree H1 ikut serta dalam ajang Beijing E-Town Half Marathon dan Humanoid Robot Half Marathon kedua di Beijing, China, pada 19 April 2026.

Puluhan robot humanoid mencuri perhatian dalam ajang lomba lari setengah maraton yang digelar di Beijing, China, Minggu (19/4/2026). Dalam perlombaan tersebut, robot-robot canggih itu bahkan mampu melesat melewati sejumlah pelari manusia sekaligus memecahkan rekor sebelumnya. (REUTERS/Tingshu Wang)

Robot humanoid Honor Lightning mencapai garis finis selama ajang Beijing E-Town Half Marathon dan Humanoid Robot Half Marathon kedua di Beijing, China, 19 April 2026.

Robot pemenang dalam kompetisi ini dikembangkan oleh perusahaan teknologi asal China, Honor. Mesin tersebut berhasil menyelesaikan lomba dengan catatan waktu 50 menit 26 detik, jauh lebih cepat dibandingkan robot juara tahun lalu yang mencatat waktu 2 jam 40 menit. (REUTERS/Maxim Shemetov)

Robot humanoid Tiangong 1.0 Ultra berlari selama ajang Beijing E-Town Half Marathon dan Humanoid Robot Half Marathon kedua di Beijing, China, pada 19 April 2026.

Penyelenggara menyebutkan bahwa lebih dari 100 robot humanoid buatan China ikut ambil bagian dalam lomba ini. Mereka memulai perlombaan secara bersamaan dengan para pelari manusia dan menempuh rute yang sama. (REUTERS/Tingshu Wang)

Sebuah robot humanoid Honor Lightning terjatuh di dekat garis finis selama ajang Beijing E-Town Half Marathon dan Humanoid Robot Half Marathon kedua di Beijing, China, 19 April 2026.

Untuk menghindari potensi tabrakan, panitia menerapkan sistem jalur paralel antara robot dan pelari manusia. Hal ini memungkinkan kedua peserta tetap dapat berkompetisi tanpa mengganggu satu sama lain. (REUTERS/Maxim Shemetov)

Para staf membawa robot humanoid yang jatuh setelah garis finis pada ajang Beijing E-Town Half Marathon dan Humanoid Robot Half Marathon kedua di Beijing, China, 19 April 2026.

Bahkan setelah melewati garis finis, robot humanoid tersebut terlihat terjatuh, sehingga para staf harus segera menggotongnya dari lintasan. (REUTERS/Maxim Shemetov)

Sebuah robot humanoid Unitree H1 mendekati garis finis dari ajang Beijing E-Town Half Marathon dan Humanoid Robot Half Marathon kedua di Beijing, Tiongkok, pada 19 April 2026.

Ajang ini menjadi salah satu bukti pesatnya perkembangan teknologi robotika di China. (REUTERS/Maxim Shemetov)

Robot humanoid Tiangong Ultra 2025 mendekati garis finis dari ajang Beijing E-Town Half Marathon dan Humanoid Robot Half Marathon kedua di Beijing, China, 19 April 2026.

Partisipasi robot dalam kegiatan olahraga publik menunjukkan kemampuan teknologi yang semakin mendekati aktivitas manusia. (REUTERS/Maxim Shemetov)

Robot humanoid Mini Pi+ buatan Gaoqing Electromechanical, mengenakan kostum, ikut serta dalam ajang Beijing E-Town Half Marathon dan Humanoid Robot Half Marathon kedua di Beijing, Tiongkok pada 19 April 2026.

Selain robot atletik, Mini Pi+ buatan Gaoqing Electromechanical yang tampil menggemaskan dengan kostum turut ambil bagian dalam Beijing E-Town Half Marathon. (REUTERS/Tingshu Wang)

Seorang wanita bereaksi saat duduk di sebelah robot di area penonton pada ajang Beijing E-Town Half Marathon dan Humanoid Robot Half Marathon kedua di Beijing, China, 19 April 2026.

China sendiri tengah menargetkan posisi sebagai salah satu kekuatan utama dalam industri teknologi canggih tersebut. Pemerintahnya telah menggelontorkan berbagai dukungan, mulai dari subsidi hingga pembangunan infrastruktur guna mendorong pertumbuhan perusahaan lokal di sektor ini. (REUTERS/Maxim Shemetov)

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |