KFC RI Rugi Ratusan Miliar, Utang Bengkak, dan Gerai Berguguran

4 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia — Kinerja PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), pengelola jaringan KFC di Indonesia, masih menghadapi tekanan berat sepanjang 2025. Meski rugi berhasil ditekan, beban utang justru melonjak tajam di tengah penutupan puluhan gerai.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian 2025, FAST membukukan rugi bersih sebesar Rp369 miliar, membaik dibandingkan rugi Rp798 miliar pada tahun sebelumnya. Namun demikian, perbaikan ini belum cukup untuk mengangkat kinerja operasional ke zona positif.

Secara operasional, perusahaan masih mencatat rugi usaha sebesar Rp311 miliar. Sementara itu, pendapatan tercatat stagnan di kisaran Rp4,88 triliun.

Di sisi lain, tekanan justru datang dari struktur keuangan. Utang bank jangka panjang FAST melonjak drastis menjadi Rp1,82 triliun pada 2025, dari hanya sekitar Rp353 miliar pada tahun sebelumnya. 

Tak hanya itu, auditor juga menyoroti adanya ketidakpastian material terkait kelangsungan usaha (going concern). Hal ini tercermin dari posisi liabilitas jangka pendek yang melebihi aset lancar hingga Rp1,3 triliun, serta akumulasi kerugian yang telah menembus Rp507 miliar.

Di tengah tekanan tersebut, FAST juga melakukan penyesuaian jaringan bisnis. Jumlah gerai tercatat menyusut menjadi 690 outlet pada akhir 2025, dari 715 outlet pada 2024, atau berkurang sekitar 25 gerai.

Akan tetapi saat beriringan dengan hal tersebut, FAST tetap agresif melakukan belanja modal. Arus kas untuk aktivitas investasi tercatat mencapai Rp1 triliun, mayoritas digunakan untuk penambahan aset tetap dan renovasi.

Di sisi likuiditas, perusahaan masih mencatat arus kas operasi positif sebesar Rp203 miliar.

(mkh/mkh)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |