Khofifah Minta Bos Maspion Ali Markus Tak PHK Pekerja

22 hours ago 5

CNN Indonesia

Rabu, 02 Apr 2025 22:13 WIB

Gubernur Jatim Khofifah minta Alim Markus dari Maspion Grup untuk hindari PHK. Dia dorong solusi alternatif demi kesejahteraan pekerja dan pertumbuhan ekonomi. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta pemilik Maspion Grup, Alim Markus untuk menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pekerja di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki)

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta pemilik Maspion Grup, Alim Markus untuk menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pekerja di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.

"Kami mengapresiasi kedatangan Alim Markus yang merupakan pelaku usaha senior di Jawa Timur. Dalam pertemuan ini, saya menitipkan pesan khusus agar sebisa mungkin tidak ada PHK di perusahaan," ujar Khofifah saat menerima kunjungan silaturahim sekaligus halalbihalal Alim Markus seperti keterangan di Surabaya, Rabu (2/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khofifah menegaskan bahwa sektor industri merupakan tulang punggung pembukaan lapangan kerja di Jatim. Ia meminta agar perusahaan-perusahaan lebih memilih alternatif lain jika menghadapi penurunan produksi, seperti pengurangan jam atau hari kerja, dibandingkan dengan melakukan PHK.

Khofifah menyoroti data dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jatim yang mencatat sebanyak 40 ribu pekerja terkena PHK selama Januari-Februari 2025.

Sementara itu, catatan Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2024 terdapat 77.965 pekerja mengalami PHK, meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai 64.855 pekerja.

"Kami tidak ingin kondisi ini terjadi di Jawa Timur. Oleh karena itu, saya selalu meminta kepada pengusaha agar mengutamakan kesejahteraan pekerja dan mencari solusi selain PHK," ujarnya.

Khofifah menegaskan bahwa Pemprov Jatim berkomitmen menjaga kesejahteraan pekerja dan memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta berkeadilan.

"Kita harus terus mencari solusi terbaik agar kesejahteraan pekerja dan masyarakat meningkat. Prinsipnya, jangan ada PHK," katanya.

Menanggapi permintaan tersebut, Alim Markus memastikan bahwa tidak akan ada PHK di Maspion Grup. Menurutnya, kondisi finansial perusahaan masih kuat karena adanya investasi baru yang masuk.

"Saya jamin tidak ada PHK. Jika ada karyawan yang harus dirumahkan, kami akan menyalurkannya ke perusahaan baru dalam grup kami," kata Ketua Dewan Pertimbangan Apindo tersebut.

Selain itu, Alim Markus mengungkapkan bahwa beberapa investor dari Tiongkok berminat menanamkan modal di Jawa Timur. Mereka berencana untuk menanam padi dan tebu dengan bibit yang didatangkan dari Tiongkok.

"Pada 8 April 2025, saya akan kembali ke Kantor Gubernur Jatim untuk membahas lebih lanjut terkait investasi ini, termasuk perizinannya," ujarnya.

(fra/antara/fra)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |