Koalisi Pimpinan Inggris untuk Buka Selat Hormuz Bertambah Jadi 40 Negara

14 hours ago 4

loading...

Koalisi global pimpinan Inggris untuk membuka Selat Hormuz bertambah dari 35 menjadi 40 negara. Foto/BBC

LONDON - Jumlah negara yang tergabung dalam koalisi global bentukan Inggris untuk membuka Selat Hormuz telah bertambah dari 35 menjadi 40 negara. Puluhan negara ini sedang membahas cara membuka jalur lalu lintas minyak global tersebut, yang telah ditutup sebagian oleh Iran sebagai imbas dari perang yang diluncurkan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

"Kecerobohan Iran dalam memblokade jalur air tersebut menghantam keamanan ekonomi global kita," kata Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper, yang memimpin pertemuan virtual koalisi tersebut pada hari Kamis, sebagaimana dilansir Al Jazeera, Jumat (3/4/2026).

Baca Juga: Inggris Bentuk Koalisi 35 Negara untuk Buka Selat Hormuz

“Kita telah melihat Iran membajak jalur pelayaran internasional untuk menyandera ekonomi global,” lanjut Cooper dalam pidato pembukaan yang disiarkan kepada media sebelum sisa pertemuan berlangsung secara tertutup.

Serangan balasan Iran terhadap kapal-kapal komersial, dan ancaman serangan lebih lanjut, telah menghentikan hampir semua lalu lintas di Selat Hormuz yang menghubungkan Teluk dengan samudra di seluruh dunia. Iran menutup sebagian jalur untuk kapal-kapal tanker minyak dunia, yang pada akhirnya menyebabkan harga minyak melonjak.

AS tidak termasuk di antara negara-negara yang menghadiri pertemuan koalisi tersebut, yang diadakan setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa mengamankan jalur air itu bukanlah tugas negaranya.

Trump juga telah mencela sekutu Eropa karena gagal mendukung perang AS-Israel melawan Iran. Dia juga memperbarui ancamannya untuk menarik AS keluar dari NATO.

Negara-negara yang berpartisipasi dalam pertemuan virtual hari Kamis, termasuk Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Kanada, Jepang, dan Uni Emirat Arab, telah menandatangani pernyataan yang menuntut agar Iran menghentikan upayanya untuk memblokir selat tersebut dan berjanji untuk "berkontribusi pada upaya yang tepat untuk memastikan jalur aman" melalui jalur air tersebut.

Pertemuan ini dianggap sebagai langkah pertama, yang akan diikuti oleh "pertemuan tingkat kerja" para pejabat untuk membahas detailnya.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |