Mengapa Ramai-Ramai Warga Gaza Demo Tolak Hamas?

3 days ago 7

Jakarta, CNBC Indonesia- Ratusan warga Gaza dilaporkan telah berunjuk rasa meneriakkan penolakan terhadap Hamas. Ini ditunjukkan dalam unggahan media sosial, sebagaimana dimuat sejumlah media barat, Kamis (27/3/2025).

"Hamas Out" menjadi salah satu kata yang diutarakan. "Keluar, keluar, keluar, Hamas keluar," teriak mereka yang terlihat di salah satu unggahan yang dipublikasikan di X, yang tampaknya dari wilayah Beit Lahiya di Gaza, pada hari Selasa.

Lalu mengapa ini terjadi?

Mengutip Reuters, Kamis (27/3/2025), seorang saksi mengatakan bahwa unjuk rasa ini sebenarnya adalah upaya warga Gaza menentang perang. Seruan muncul secara spontan.

"Karena orang-orang lelah dan mereka tidak punya tempat untuk pergi," katanya.

"Banyak yang meneriakkan slogan-slogan menentang Hamas, tidak semua orang tetapi banyak, dengan mengatakan 'Keluar Hamas'," tambahnya lagi.

"Orang-orang kelelahan dan tidak seorang pun boleh menyalahkan mereka."

Seorang warga lain, kepada CNN International mengatakan bahwa mereka merasa ditindas oleh dua sisi. Pertama oleh kependudukan Israel dan kedua oleh Hamas.

"Kami ditindas oleh tentara pendudukan (Israel) dan kami ditindas oleh Hamas," tegas Abu Zaid.

"Hamas melancarkan operasi 7 Oktober, dan hari ini kami membayar harganya," tambahnya.

Hal ini juga dikatakan Mahmoud Haj Ahmad, seorang dokter bedah di Rumah Sakit Kamal Adwan. Kedua belah pihak memiliki andil dalam kehancuran daerah kantong itu.

"Pesan kami kepada tentara Israel untuk menghentikan pertumpahan darah dan perang yang telah menguras energi kami dan menyebabkan kami kehilangan semua orang yang kami cintai dan teman-teman," katanya.

"Pesan terakhir kami kepada Hamas: Sudah cukup. Anda telah memerintah cukup lama; beri orang lain kesempatan, dan biarkan orang lain datang."

Perang Israel terhadap Hamas di Gaza sejauh ini telah menewaskan lebih dari 50.000 warga Palestina. Juru Bicara PBB Stéphane Dujarric mengatakan 90% dari populasi Gaza yang berjumlah 2,1 juta orang telah mengungsi antara 7 Oktober 2023 dan Januari 2025.


(sef/sef)

Saksikan video di bawah ini:

Video: Ratusan Warga Gaza Gelar Demonstrasi Anti-Hamas

Next Article Video: Hamas Beri Syarat Ini Untuk Bebaskan Sandera Israel

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |