Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah merancang strategi kebijakan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat di kisaran Rp 16.800/US$ sampai dengan Rp 17.500/US$ pada 2027.
Hal ini terungkap dalam dokumen rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 yang telah disusun oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas. Kebijakan stabilitas kurs ini merupakan bagian arah kebijakan moneter 2027.
"Kebijakan moneter tahun 2027 diarahkan untuk menjaga inflasi dalam rentang sasaran 2,5±1,0 persen (YoY) dan stabilitas nilai tukar rupiah pada kisaran Rp16.800-Rp17.500 per US$, dengan tetap memanfaatkan ruang untuk mendukung pertumbuhan," dikutip dari dokumen rancangan awal RKP 2027, Jumat (8/5/2026).
Untuk menjaga pergerakan kurs di rentang itu, pemerintah dalam RKP 2027 menjabarkan deretan langkah utama, seperti intervensi stabilisasi di pasar luar negeri dan domestik melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF), spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), serta pembelian SBN di pasar sekunder.
Lalu, strategi operasi moneter pro-market untuk memperkuat transmisi kebijakan, menarik aliran modal asing dengan mengoptimalkan instrumen SRBI, dan memperdalam pasar uang serta pasar valas.
Penetapan BI-Rate yang adaptif terhadap dinamika global dan domestik juga menjadi bagiannya; beriringan dengan upaya pemeliharaan cadangan devisa untuk stabilisasi rupiah dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.
"Juga dengan penguatan kebijakan transaksi valas melalui penyesuaian threshold transaksi jual-beli valas dan pelaporan Lalu Lintas Devisa (LLD), serta penguatan komunikasi kebijakan untuk membangun ekspektasi positif dan kepercayaan pasar," dikutip dari dokumen RKP 2027.
(arj/arj)
Addsource on Google

2 months ago
16

































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5153360/original/019704300_1741323094-1741319518672_kata-kata-bijak-lebaran-idul-fitri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501801/original/034251400_1770956928-unnamed__13_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4374521/original/081753100_1679993733-ed-us-iXUXMn_-nh8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010957/original/017182000_1651214799-20220429-Itikaf-Lailatul-Qadar-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540789/original/035376100_1774833692-656682970_18573915847033381_1235634026490810885_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5315665/original/049375700_1755165938-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__2_of_75_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452011/original/027635700_1766382521-Gemini_Generated_Image_k4wu91k4wu91k4wu.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3200721/original/063867600_1596694158-pexels-andrea-piacquadio-3764565.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5433276/original/040144500_1764840946-WhatsApp_Image_2025-12-04_at_16.05.15.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540677/original/038630200_1774779952-537452fb-6b65-4f71-811b-5a0d882eac0c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3121589/original/054389800_1588827933-3482841.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531526/original/098176600_1773619110-unnamed__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5165547/original/039502800_1742184289-b4a3c7bb548ce7350daf939ff99bd501.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541900/original/045765100_1774924667-f74d8bed-bd18-437b-b58c-048c5cf9b3f9.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/930874/original/077594600_1437123186-MENENTUKAN_HILAL_1_SYAWAL-TIM_RUKYATUL_HILAL-KEMBANGAN-JAKARTA-HELMI_AFFANDI-5.jpg)